Daerah ›› Pemkot-KNPI Gagas Festival Bahari Teluk Ambon

Pemkot-KNPI Gagas Festival Bahari Teluk Ambon


Ambon - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Ambon bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggagas digelarnya festival bahari Teluk Ambon.

Festival ini di gelar dalam rangka mendukung program pemkot untuk menjadikan pesisir Teluk Ambon, sebagai pusat pengembangan ekonomi baru dan bahari serta mendukung program perjuangan Maluku sebagai Provinsi Kepulauan. Gagasan tersebut disampaikan DPD KNPI Kota Ambon saat melakukan audience dengan pemkot. Audience tersebut di gelar di ruang rapat Asisten I, Selasa (19/10).

Dalam pertemuan tersebut, DPD KNPI kota diwakili oleh Sekretaris DPD, Bartje Titioka, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Faizal Yahya Marasabessy serta dua Wakil Ketua lainnya Mario Van Bochove dan Michael Papilaja. Sementara pemkot diwakili Asisten I, Doland Soukotta.

Sekretaris DPD KNPI Kota Ambon, Bartje Titioka kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, usai audience mengatakan, pihaknya memberikan dukungan dan dorongan kepada pemkot melalui program yang memberikan dampak yang cukup besar dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menjadikan kawasan Teluk Ambon sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pusat bahari melalui program Water Front City (WTC).

Dikatakan, pihaknya memintah kepada pemkot dalam hal ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ambon, untuk memberikan respons positif atas ide digelarnya festival Bahari di Teluk Ambon.

"Pengembangan ekonomi dan bahari di kawasan Teluk Ambon, melalui program WTC merupakan icon yang dimiliki kota ini, sehingga harus ditunjang dengan kegiatan-kegiatan seperti festival bahari," jelasnya.

Dia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut juga, pihakya mempertanyakan berbagai kebijakan pemkot dalam rangka peningkatan pelayanan publik. Di mana KNPI meminta kepada seluruh stakeholder di lingkup pemkot agar tidak terjebak pada dikotomi dan distorsi serta kepentingan suksesi pilkada kota 2011 mendatang, tetapi semua itu harus dikelola demi peningkatan pelayanan publik.

"Silahkan masing-masing kandidat berjuang, namun tidak bisa mendorong gerbong pemkot untuk memuluskan hasrat dan tujuan maupun politik tertentu," tandasnya. (S-26)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon