Kesra ›› Pembiayaan Bank Syariah Tumbuh Positif

Pembiayaan Bank Syariah Tumbuh Positif


Ambon - Pada bulan Agustus 2017 penyaluran pembiayan Bank Syariah mengalami pertumbuhan positif.

Untuk pembiayaan Bank Syariah posisi Agustus 2017 semakin menunjukan perkembangan positif dimana tumbuh sebesar 37,49% (yoy) atau senilai Rp 36,89 milyar sehingga menjadi Rp 135,32 milyar dengan rasio Non Performing Financing (NPF) sebesar 0,90%.

“Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan posisi Juli 2017 yang tercatat sebesar 36,08% (yoy),” ungkap  Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Bambang Hermanto kepada Siwalima di Ambon, Kamis (9/11).

Dengan demikian kata Hermanto, sampai dengan saat ini kontribusi pembiayaan konsumtif masih mendominasi yaitu 87,10% terhadap seluruh total pembiayaan. Untuk pertumbuhan eknomi syariah di Maluku saat ini masih sangat minim, karena itu, pihaknya bersama perbankan selalu berupaya untuk meningkatkan  ekonomi syariah.

Hal yang sama juga terlihat dari penyaluran kredit di lembaga pembiayaan atau lembaga finance yang menunjukan pertumbuhan positif, yakni meningkat sebesar 8,89% (yoy) atau senilai Rp42,99 milyar sehingga menjadi Rp 526,67 milyar, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi Juli 2017 yang tercatat meningkat sebesar 7,26% (yoy).

“Jadi selain ekonomi syariah tumbuh positif, penyaluran kredit dilembaga pembiayaan atau finance juga mengalami pertumbuhan yang positif,” ujarnya.

Berdasarkan daerah penyaluran kredit, kata Hermanto Kota Ambon masih menduduki peringkat teratas, diikuti Kabupaten Malra, Kota Tual dan Kabupaten Malteng, masing-masing sebesar Rp 5.733,86 milyar, Rp 1.676,27 milyar dan Rp 1.352,53 milyar. Sedangkan untuk persentase pertumbuhan kredit tertinggi berada pada daerah Seram Bagian Timur (26,25%), Kabupaten Buru Selatan (17,37%), dan Kepulauan Aru (17,34%). Sementara untuk kredit yang berada dibawah rata-rata pertumbuhan kredit Provinsi Maluku masih berada pada daerah Kota Ambon sebesar 7,62% (yoy) dan Kabupaten Buru 8,62% (yoy). (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon