Visi ›› Pemberantasan Obat Ilegal

Pemberantasan Obat Ilegal


Obat Ilegal terkadang sangat menakutkan, diperjual belikan dengan mudah, apalagi tidak mendapatkan

pengawasan ketat, generasi bangsa ini kemudian menjadi sasaran. Entah apa tujuannya yang pasti peredaraannya musti diberantas, bila perlu sampai kepada akar-akarnya.

Proses pemberantasannya tidak boleh parsial dan dilemparkan tanggung jawab kepada Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) saja, tetapi butuh dukungan dan sinergitas lintas sektoral, termasuk TNI/Polri.

Dukungan yang kuat, kerjasama yang solid, dan diberangi dengan komitmen yang kuat maka jaringan peredaraan obat terlarang dalam bentuk apapun itu namanya, baik berupa Pil, Permen, dan sebagainya akan mudah terdeteksi.

Untuk Provinsi Maluku yang merupakan wilayah kepulauan dengan memiliki luas laut 93 persen dan jumlah pulau 1.340, tentunya menjadi pintu masuk bagi peredaraan obat terlarang dengan sangat mudah. Karena itu, pemberantasan obat ilegal harus serius tidak boleh main-main dan harus maju bersama mengatasinya,

Menjadi pintu masuk perederaan obat terlarang tersebut, sudah harus menjadi catatan penting bagi aparat TNI/Polri untuk memperkuat wilayah-wilayah perbatasan, pelabuhan maupun bandara dengan mengintensifkan pengawasan secara ketat.

Disisi yang lain, Pemerintah Daerah, stakeholder serta BPOM harus bergandengan tangan bersama dan secara komprehensif melakukan sosialisasi dengan memberikan pemahaman bagi masyarakat terutama generasi daerah ini, sehingga tidak mudah terjerumus atau malah dijadikan objek.

Jika hal ini tidak dilakukan, maka masa depan bangsa ini tidak menguntungkan kita. Dan tingkat pelanggaran hukum terhadap obat dan makanan adalah kejahatan kemanusiaan, kecenderungan penyalahan obat adalah pintu masuk narkoba.

Pemberantasan obat-obat terlarang secara ilehal haruslah dilakukan secara tegas dan kejam. Masalah narkoba dan obat ilegal bukan masalah enteng.

Dengan melihat Penyalahgunaan obat-obat yang terjadi belakangan ini di Kendari, Sulawesi Tenggara hingga menyebabkan jatuhnya korban, sudah seharusnya dapat menyadarkan seluruh kalangan. Masalah ini bukanlah masalah yang ringan, dimana

BPOM menjadi lembaga penting untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan.

Kita tentu saja berharap, dengan semakin tingginya tingkat pengawasan yang dilakukan dan komitmen bersama untuk memberantasan obat ilegal, maka dengan sendirinya kita telah menyelamatkan generasi daerah ini dari berbagai praktek kejahatan yang dapat merusak mental dan masa depannya.

Karena itu, langkah tegas memberantas obat ilegal harus dilakukan dengan tegas dan komprehensif serta didukungan oleh semua pihak termasuk kesadaran masyarakat, kesadaran generasi masa depan daerah ini harus terus dibangun. (*)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon