Olahraga ›› Pembalap Australia Dominasi Etape 1 Tour de Moluccas

Pembalap Australia Dominasi Etape 1


Ambon - Tiga pembalap Australia mendominasi gelar juara perorangan etape 1 Tour de Moluccas yang ber­langsung, Senin (18/9).

Gelar juara pertama perorangan etape yang ber­awal dari Piru Kabu­paten SBB dan berakhir di Masohi, Kabupaten Mal­teng, berhasil digondol Mar­cus Culey dari tim St George Continental Cycling Team Australia de­ngan catatan waktu 4:27:15.

Tak hanya juara pertama perorangan, Marcus Culey juga meraih gelar “best sprinter” di etape sejauh 179,9 km. 

Tak pelak ia berhak atas yellow jersey (juara perorangan etape) dan green jersey (sprinter terbaik). Ia juga nyaris meraih gelar best climbing atau raja tanjakan, namun ia kalah dari Ricardo Garcia (Spanyol/Kinan Cycling Team Jepang).

Juara kedua perorangan ditempati Jai Crwafor (Australia/Kinan Cycling Team Jepang) 4:27:18 disusul juara ketiga Jesse Ewart (Australia/7-eleven Roadbike Filipina) 4:27:18.

Selain ketiga pembalap tersebut, 6 pembalap lainnya yang masuk dalam deretan 10 besar yaitu, Thomas Lebas (Prancis/Kinan Cycling Team), Jamal Hibatullah (Indonesia/KFC Cycling Team), Aiman Cahyadi (Indonesia/Sapura Cycling Team Malaysia), Samuel Volkers (Australia/CCN Cycling Team Laos), Kunsoo Kim (Korea Selatan/LX Cycling Team Korea Selatan), Jamalidin Novardianto (Indonesia/PGN Road Cycling Team) dan Edgar Nohales Nieto (Spanyol/7-eleven Roadbike Filipina).

Untuk kategori pembalap Indonesia, juara pertama diraih Jamal Hibatullah (KFC Cycling Team) 04:33:58, juara kedua Jamaludin Novardianto (PGN Road Cycling Team) 04:35:50 dan juara ketiga Selamat Juangga (KFC Cycling Team) 04:35:50. Jamal Hibatullah berhak atas red & white jersey.

Untuk kategori “best sprinter” (green jersey), Marcus Culey (Australia/St George Continental Cycling Team Australia) tampil sebagai juara dengan meraih 17 point, disusul juara kedua Thomas Lebas (Prancis/Kinan Cycling Team Jepang) 16 poin dan Jai Crawfod (Australia/Kinan Cycling Team Jepang) 15 poin.

Best Climber atau raja tanjakan (red jersey) dijuarai Ricardo Garcia (Spanyo/Kinan Cycling Team Jepang) 5 poin, disusul Marcus Culey (Australia/St George Continental Cycling Team Australia) 4 poin dan Thomas Lebas (Prancis/Kinan Cycling Team Jepang)  4 poin.

Untuk kategori tim, juara pertama diraih Kinan Cycling Team Jepang dengan total catatan waktu 13:37:23, disusul juara kedua St George Continental Cycling Team Australia (13:29:14) dan juara ketiga 7-eleven Roadbike Filipina (13:39:14).

Khusus untuk kategori tim Indonesia, juara pertama KFC Cycling Team 13:45:58, disusul juara kedua PGN Road Cycling Team 13:47:46 dan juara United Bike Kencana 13:47:54.

Jalannya Etape

Etape 1 TdM diikuti 63 pembalap dari 13 tim. Satu tim yang batal ikut serta yaitu Kuwait Cartucho. Pem­batalan disebabkan jumlah pemba­lap hanya tiga yang siap berlomba.

Para pembalap dilepas oleh Wagub Zeth Sahuburua dari depan Kantor Bupati SBB pada pukul 13.00 WIT.

Sejak start ribuan penonton mulai dari anak sekolah, pegawai hingga masyarakat biasa pun berbondong-bondong menonton pembalap yang akan beradu cepat menuju finish.

Hampir semua penonton terutama anak-anak sekolah membawa bendera negara favorit mereka. Ada yang membawa bendera Indonesia, Italia, Belanda, Jerman dan sejumlah negara peserta TdM.

Walaupun diguyur hujan deras semua penonton tetap berdiri melambaikan bendera negara-negara di dunia yang berada ditangan mereka masing-masing, namun tak sedikit dari mereka yang lebih memilih mengabadikan moment internasional pertama di Maluku ini.

Perjalanan 179,7 km dari Piru menuju Masohi memiliki beberapa zona sesuai karakteristik lokasi dan jalan. Sekitar Km 12 dari total rute etape 1, para pembalap sudah meng­hadapi tanjakan di kawasan Gunung Sembila.

Di ketinggian 321 mdpl tersebut, pembalap menghadapi tanjakan kategori 3 (menengah). Usai tan­jakan di posisi Km 19,7 atau tepat­nya di Desa Kamal, pembalap akan memasuki zona sprint 1. Disusul sprint 2 dari kawasan Waimital.

Selanjutnya di Km 113,8 tepatnya di Dusun Pohon Batu, pembalap akanmenghadapi tanjakan namun hanya kategori 4 (rendah). Terhi­tung Km 125,2 para pembalap memasuki zona sprint 3 tepatnya dari Sauhulu hingga berakhir di Masohi.

Para pembalap tiba di garis finish di ruas jalan protokol Kota Masohi pukul 17.30 WIT, dan disambut oleh Bupati Malteng Tuasikal Abua, Wakil Bupati Marlatu Leleury, Ketua DPRD Ibrahim Ruhunusa beserta seluruh jajaran Pemkab Malteng. (S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon