Daerah ›› Pelanggan Daya 450 VA Masih Peroleh Subsidi

Pelanggan Daya 450 VA Masih Peroleh Subsidi


Ambon - Sampai saat ini, PT PLN (Persero) wilayah Maluku dan Maluku Utara masih memberikan subsidi listrik kepada pelanggan dengan daya 450 Volt Ampre (VA).

Manager Bidang Niaga PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara Helmi Ahmad Bantam, menjelaskan, untuk pelanggan dengan daya 450 VA masih tetap diberikan subsidi,  sedangkan pelanggan dengan daya  900 VA ada yang diberikan subsidi dan ada juga yang tidak.

“Pemerintah tengah mengkampanyekan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran, yakni kebijakan pemberian subsidi listrik hanya kepada rumah tangga yang memang berhak yaitu mereka yang termasuk golongan masyarakat miskin dan tidak mampu,” ungkap  Bantam kepada Siwalima di Ambon, Senin (13/11).

Untuk memastikan agar subsidi listrik tepat sasaran bagi rumah tangga miskin dan tidak mampu kata Bantam, maka PLN telah melakukan pendataan untuk mencocokan data dari Kemensos tentang rumah tangga miskin dan tidak mampu dengan data pelanggan PLN.

“Mereka yang mendapatkan subsidi adalah mereka yang masuk dalam daftar,karena kami telah lakukan pendataan, sehingga kami bisa tahu mana pelanggan yang menerima subsidi listrik dan tidak,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa, PLN M2U telah memberikan subsidi listrik tepat sasaran untuk pelanggan 450 dan 900 VA yang ada di dua wilayah ini. Bahkan sampai saat ini pendataan subsidi listrik telah mencapai 85 persen dan sebagian data telah masuk ke pusat.

Pendataan telah dilakukan 85 persen dan yang telah mendapatkan persetujuan sekitar 10 persen, karena pendataan melibatkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) untuk memastikan bahwa yang terdata masuk daftar pelanggan tidak mampu. Saat ini jumlah pelanggan di Maluku untuk tarif rumah tangga mencapai 460 ribu pelanggan, jumlah tersebut 91 persen merupakan pelanggan tarif RT 450 dan 900 VA.

“Kami telah lakukan pendataan untuk pelanggan 450 VA pada tahun 2016, sebagian telah rampung yakni wajib menerima subsidi listrik,” tandasnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM  Nomor: 29 tahun 2016, rumah tangga miskin dan tidak mampu yang belum menerima subsidi tarif tenaga listrik dapat menyam­paikan pengaduan melalui desa atau kelurahan. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon