Pemerintahan ›› Patroli Bersama Angkatan Laut Pererat Hubungan Indonesia-Australia

Patroli Bersama Angkatan Laut Pererat Hubungan Indonesia-Australia


Ambon - Patroli bersama antara Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) dengan TNI Angkatan Laut (Ausindo) II tahun 2011, semakin mempererat hubungan antara kedua negara itu.

"Kegiatan patroli bersama antara TNI Angkatan Laut dan dengan RAN berdampak besar mempererat hubungan antara Indonesia-Australia," jelas Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim), Laksda TNI Bambang Suwarto, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon, Laksma TNI Rahardjo Dwi Prihanggono, saat menutup kegiatan Australian-Indonesian Coordinated Patrol atau patroli bersama Angkatan Laut Australia Indonesia (Ausindo) II tahun 2011 bersama itu, di Ambon, Rabu (27/4).

Dikatakan, patroli bersama itu merupakan bagian dari pemantapan kerja sama antara angkatan laut kedua negara di masa mendatang, terutama pendidikan, latihan bersama dan pengamanan perbatasan laut kedua negara.

"Patroli bersama ini membuktikan adanya keinginan untuk membangun persaudaraan antara Angkatan Laut kedua negara, rasa saling percaya dan pemahaman lebih baik dalam upaya meningkatkan keamanan maritim di kedua negara," katanya.

Menurutnya, patroli bersama Angkatan Laut Australia Indonesia (Ausindo) II tahun 2011 yang telah dimulai dari Darwin (Australia Utara) sejak 15 April lalu tersebut, juga bertujuan untuk menjamin keamanan navigasi pelayaran di wilayah perairan kedua negara.

Pangarmatim dalam sambutan tertulisanya juga berharap adanya hubungan kerja sama lanjutan dan saling menguntungkan dengan melibatkan angkatan laut Australia dan Indonesia di masa mendatang, sehingga semakin memperkuat kesamaan persepsi dalam mengamankan wilayah perairan masing-masing negara.

Dalam partoli bersama tersebut, TNI-AL mengerahkan dua buah kapal perang Republik Indonesia, yakni KRI Sultan Nuku-873 dan KRI Sura-802 serta satu unit pesawat Cassa U-622, sementara RAN menurunkan kapal perang HMAS Ararat dan dua pesawat patroli tipe P3C Orion.

Saat penutupan semua kapal patroli dan pesawat milik TNI-AL maupun RAN juga hadir dan bersandar di Dermaga Lantamal IX, Halong Ambon.

Puncak penutupan patroli bersama itu dihadiri Komandan Komando Wilayah Utara (Commander Northern Command) Air Commodore, Kenneth Noel Watson, Atase Pertahanan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Brigadier Gary Hogan AM CSC; Komandan Lantamal IX, Laksma TNI Rahardjo Dwi Prihanggono serta sejumlah pejabat Gugus Tempur Laut Armada Timur (Guspurlatim).

Selain mengikuti upacara penutupan, seluruh personil Angkatan Laut Australia dan Indonesia juga akan melaksanakan kegiatan olahraga bersama dengan personel TNI AL, baik personel Lantamal IX maupun personel KRI Sultan Nuku-873 dan KRI Sura-802.

Personel Australia akan diberikan kesempatan mencicipi makanan khas Ambon dan diberi waktu program bebas (free program) untuk menikmati keindahan tempat-tempat wisata di Kota dan Pulau Ambon. (S-12)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon