Daerah ›› Pasar Tagalaya Kembali Minta Tambah Anggaran Tidak Puas dengan Pembangunannya

Pasar Tagalaya Kembali Minta Tambah Anggaran


 

Ambon - Ada yang tidak beres dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon. Bagaimana tidak, meskipun saat ini, Pasar Tagalaya yang berdiri megah dengan bangunan barunya di kawasan Batu Gantung Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, hal itu tidak memuaskan pihak Disperindag.

Pemilik proyek tersebut meminta tambahan anggaran lagi untuk pembangunan pasar yang selama ini enggan dihuni Pedagang Kaki Lima (PKL) Kota Ambon itu. Sontak, permintaan penambahan anggaran ditolak mentah-mentah oleh Komisis II DPRD Kota Ambon.

Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu kepada Siwalima di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (26/8) menegaskan, permintaan Disperindag terkait de­ngan penambahan anggaran sebesar Rp 6 milyar itu tidak akan disetujui pihaknya.

“Sampai saat ini dengan pemba­ngunan Pasar Tagalaya dengan ang­garan Rp. 4 milyar lebih tidak mak­simal. Kalau dilihat semuanya ambu­radul karena banyak keluhan yang disampaikan oleh peda­gang. Jadi hari Jumat (28/8) kita akan panggil Disperindag untuk memper­tanyakan penam­bahan anggaran pembangunan pasar itu,” ungkap Taihuttu.

Dijelaskan, dari hasil pengawasan komisi di Pasar Tagalaya banyak sekali kekurangan dan juga banyak pedagang yang mengatakan kalau mereka tidak nyaman berjualan di pasar tersebut.

“Kekurangan yang terjadi itu karena kontraktor yang mengerjakan pasar itu tidak sesuai dengan hara­pan. Banyak kekurangannya dan pedagang enggan berada di pasar tersebut,” jelas Taihuttu.

Ia juga menegaskan, jika ingin diberikan tambahan anggaran maka kotraktor harus diganti dengan yang lain.  “Kita bisa saja memberi­kan anggaran tapi kita mau kon­traktor yang benar-benar bisa me­nun­taskan pekerjaan dengan baik. Jadi kami minta untuk kontraktor harus diganti,” tandasnya. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon