Pemerintahan ›› Pansus Minta Walikota Tentukan Nasib ASN Non Job

Pansus Minta Walikota Tentukan Nasib ASN Non Job


Ambon - Panitia Khusus (Pansus) Kepegawaian meminta, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dapat menentukan nasib puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinonjobkan.

Hingga sekarang, DPRD Kota Ambon belum mengetahui secara jelas status para pegawai seperti apa.

“Kami tentu merasa prihatin terhadap puluhan ASN yang sementara diberhentikan. Untuk sementara kami tidak jelas apa jabatan mereka. Di bulan suci ini saya harap, mereka harus ada posisi dan bekerja,” pinta Wakil Ketua Pansus, Rovik Akbar Afiffudin disela-sela Rapat Paripurna ke II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018, dalam rangka Penyampaian pokok-pokok pikiran dalam bentuk reko­mendasi  DPRD Kota Ambon terhadap Laporan Keterangan Penanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Ambon Tahun 2017, yang ber­langsung di ruang rapat sidang utama, Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (21/5).

Ia mengaku, para ASN yang di nonjob­kan merupakan masyarakat Kota Ambon, sehingga masalah ini perlu menda­pat perhatian dari Pemerintah. Padahal sebelumnya melalui Sekot telah ber­janji, akan mengembalikan para ASN ke tempat yang layak namun hingga sekarang belum ada tindaklanjuti.

Ia mengaku, nantinya akan meminta arahan dari pimpinan DPRD terkait dengan kerja pansus kepegawaian.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Kota Ambon James Maatita me­ngatakan, DPRD akan terus mengawal dan tetap menjadi perhatian serius untuk menindaklanjuti mutasi ASN.

Ia mendesak, Walikota agar sece­patnya bisa menyelesaikan persoalan mutasi ASN, sehingga tidak lagi menjadi polemik di masyarakat. “Kita berharap secepatnya bisa selesai dan menjadi perhatian Walikota Wakil dan Sekot,” Pintanya.

Ditempat yang sama, Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengaku, nanti­nya dalam puasa ini ada pelantikan baru, terhadap beberapa pejabat yang belum diberikan jabatan.

“Jadi kita lama karena saya dengan walikota terus mengkaji, jadi nanti dalam waktu dekat atau dalam puasa ini juga, sudah kami lantik,” janji Walikota kepada Siwalima usai Rapat Paripurna ke II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018 yang berlangsung di ruang rapat sidang utama Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (21/5).

Ia mengaku, nantinya akan melantik pejabat yang patuh dan taat dalam menja­lankan program dan visi misi Walikota Dan Walikota Ambon. Sedangkan untuk pe­jabat yang tidak taat atau tidak profe­sional, maka tidak akan diberi jabatan.

“Tentu ada catatan, kalau pejabat yang tidak profesional tidak akan saya pakai,” tandas Walikota seraya langsung masuk ke ruang Sekwan DPRD. (S-44)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon