Daerah ›› Pangdam Tutup Pendidikan Secata PK TNI- AD

Pangdam Tutup Pendidikan Secata PK TNI- AD


Ambon - Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Suharsono, resmi menutup Pendidikan Secata PK TNI-AD gelombang II tahap I tahun ajaran 2010. Acara penutupan tersebut dipusatkan di Lapangan Tembak Rindam XVI/Pattimura, Desa Suli, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (16/4).

Pangdam dalam amanatnya menegaskan, pelantikan seperti ini bagi seorang prajurit baru merupakan catatan peristiwa sangat penting dan bersejarah, karena merupakan babak baru dalam menapaki karir sebagai prajurit TNI-AD, yang sudah barang tentu sangat berbeda dengan kehidupan sebelum menjadi seorang prajurit.

"Kita telah menyaksikan bersama, pengucapan sumpah yang dilakukan mantan prajurit siswa sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya. Untuk itu, sumpah yang baru saja kalian ucapkan ini harus benar-benar dapat dihayati, dipegang teguh dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, karena sumpah tersebut nantinya harus dipertanggungjawabkan kepada bangsa dan negara serta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," tegasnya.

Menurutnya, melihat isi materi dalam pendidikan yang telah berhasil dan kuasai, menandakan bahwa menempuh pendidikan ini tidaklah mudah dan tidak dapat dilakukan oleh setiap orang.

Hanya orang-orang yang mempunyai ketahanan fisik yang kuat, semangat, kemauan, motivasi, ketekunan dan keuletan serta berdisiplin tinggilah yang mampu menyelesaikan pendidikan pembentukan ini dengan baik dan berhasil.

Setiap prajurit harus selalu menanamkan pada dirinya, bahwa budaya belajar dan
berlatih adalah merupakan suatu kebutuhan yang harus terpenuhi bagi seorang
prajurit.

Dikatakan, menjadi prajurit yang profesional dan handal sesuai dengan jati diri prajurit
TNI, haruslah menyadari bahwa tantangan dan tuntutan tugas TNI-AD ke depan semakin berat dan kompleks, sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman saat ini. Untuk menghadapi hal tersebut, maka sangat dibutuhkan prajurit yang benar-benar memahami dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing, berdisiplin tinggi serta memiliki semangat pengabdian dan jiwa kejuangan serta etos kerja yang tinggi pula.

"Jadilah prajurit yang tidak cepat berpuas diri dan tidak terlalu berbangga hati dengan keberhasilan yang telah ditempuh, isilah selalu diri kalian dengan bekal pengetahuan yang cukup, karena masih banyak pengetahuan dan ketrampilan keprajuritan yang harus dipelajari dan dikuasai, sebagai bekal dalam menghadapi tugas yang akan datang," pintanya. (S-21)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon