Politik ›› Nasdem Yakin MI Menang Jelang Suksesi Maluku

Nasdem Yakin MI Menang


Bermodalkan kemenangan di 7 dari 9 kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan pilkada, membuat DPW Partai Nasdem Maluku yakin akan memenangkan Irjen Murad Ismail di Pilkada 2018.

Saat pilkada serentak tahap I tahun 2015 lalu, ada empat kabupaten yang menyelenggarakan pemilihan, yaitu Kabupaten Buru Selatan, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru. Nasdem hanya meraih kemenangan di Buru Selatan dan Kepulauan Aru.

Beralih ke Pilkada tahap II pada Februari tahun 2017, Nasdem berhasil menyapu bersih keme­nangan di Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kabupaten Malteng, SBB dan Kabupaten MTB.

Ketua DPW Nasdem Maluku, Ham­dani Laturua menegaskan, dalam perpolitikan yang berlang­sung akhir-akhir ini, Nasdem de­ngan strategi dan keputusan yang tepat, mampu memperoleh keme­nangan. Untuk itu, dengan sejarah politik yang ada maka sudah barang tentu Nasdem punya target besar yaitu menang. Begitu juga untuk Pilkada Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. 

“Sudah barang tentu saya sampaikan bahwa Nasdem dalam sejarah perpolitikan akhir-akhir ini, tidak ada istilah kata kalah. Dan tidak bermaksud untuk menda­hului kuasa Tuhan, tapi kami yakin dan percaya dengan ketulusan yang ada, kita akan menang Pilkada Maluku maupun Walikota Tual dan Kabupaten Malra,” tandas Laturua kepada wartawan usai melantik Komisi Sanksi Nasdem (KSN) di Ambon, Senin (13/11).

Dijelaskan, DPP Nasdem telah memutuskan untuk mereko­men­dasikan Komandan Korps Brimob Irjen Murad Ismail sebagai balon gu­bernur. Untuk itu, sudah menjadi har­ga mati bagi seluruh kader Nasdem untuk mengaman­kan dan meme­nangkan MI di Pilkada Maluku.

“Suka atau tidak suka, ini sudah menjadi keputusan DPP untuk mengusung Jenderal Murad. Olehnya itu, sudah menjadi harga mati bagi seluruh kader Nasdem untuk bekerja memenangkan Jenderal Murad di Pilkada Maluku,“ tegasnya.

Menurut Laturua, salinan rekomen­dasi DPP memang belum diserahkan kepada MI. Hal ini lantaran mantan Kapolda Maluku itu belum memasukan nama balon wakil gubernurnya.

“Salinan rekomendasi akan disampaikan setelah MI telah memasukan nama calon wagub. Keputusan rekomendasi itu yang nanti akan dipakai oleh MI untuk mendaftar di KPU,” ungkapnya.

Kendati belum memiliki pendamping, namun Nasdem Maluku juga akan memberikan masukan  dan saran agar bagi MI dapat menentukan figur yang ideal untuk mendampinginya.

“Yang menjadi dasar Nasdem memberikan masukan dan saran karena dilihat dari beberapa variabel-variabel yang harus diperhatikan oleh calon gubernur dalam rangka menentukan calon wagub. Misalnya identitas politik, unsur kewilayahan dan faktor-faktor lainnya yang juga menjadi pertim­bangan,” jelasnya. (S-46)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon