Daerah ›› Menteri Susi Prihatin Kondisi Bawah Laut Banda

Menteri Susi Prihatin Kondisi Bawah Laut Banda


Ambon - Setelah menyelam di seputaran laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Menteri Perikanan dan Kelautan RI Susi Pudjiastuti mengungkapkan prihatin dengan potensi bawah laut banda, dalam hal ini terumbu karang yang patah, botak dan hancur.

“Saya datang ke Banda untuk melihat keindahan bawah laut, dan ternyata sangat cantik. Namun kebanyakan karang yang ada sudah botak dan hancur patah karena diin­car penyelam dengan menggunakan fin (sepatu Katak),” ujar Menteri Susi kepada wartawan di Banda, Senin (23/10).

Untuk itu, dirinya menghimbau agar dalam penyelaman untuk 50 meter dari pinggir karang mestinya tidak perlu menggunakan fin.

“Kalau anda divers tidak boleh malas bergerak untuk berenang, apalagi beregak itu sehat. Yang snorkling juga tidak perlu pakai fin. Anda bisa jalan, berenang. Kalau tidak karang kita tidak akan lihat lagi keindahan bawah laut Banda,” ungkapnya.

Menurutnya, fin digunakan jika melakukan penyeleman di bawah 20 meter, namun jika diatas 10 meter tidak perlu menggunakan fin, karena akan berdampak pada hancur karang bawah laut Banda yang dikenal memiliki keindahan hayati alam bawah laut serta terumbu karang yang mempesona.

Menteri Susi berada di Banda selama tiga hari, Sabtu (21/10)-Senin (23/10). Setiap paginya, ia me­nyempatkan diri untuk paddling dan snorkling.

Menteri Susi juga menghadiri peringatan 350 Tahun Traktat atau Perjanjian Breda. Dirinya ditemani Duta Besar Amerika Joseph R Donovan Jr yang juga ikut bersama masyarakat Pulau Rhun, memperi­ngati 350 tahun Traktat atau Perjan­jian Breda, yang mempertukarkan Manhattan New York dengan salah satu pulau kecil di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah ini.

Ia mengakhiri kunjungan kerjanya Senin (23/10), kembali menggunakan pesawat khusus dan menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak di Bandara Pattimura. Tiba di Bandara Pattimura dirinya di sambut oleh Asisten II Bidang Kesejahteraan Mas­yarakat Maritje Lopulalan dan pejabat lingkup Pemprov Maluku. (S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon