Politik ›› Massa Poli-Sam Sesaki Lapangan Merdeka

Massa Poli-Sam Sesaki Lapangan Merdeka


Ambon - Dipastikan hari ini, Sabtu (11/2), kampanye akbar Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon Paulus Kastanya-MAS Latuconsina akan digelar.

Kampanye akbar tersebut akan dipusatkan di Lapangan Merdeka, Ambon pukul 14.30 WIT. Sebanyak 20 ribu massa pendukung PANTAS dipastikan akan memenuhi lokasi kampanye.

Selain dibanjiri oleh pulu­han ribu pendukung dalam kampanye juga akan mengha­dirkan sejumlah po­litisi nasio­nal dari partai pe­ngusung pa­sangan PANTAS yang akan menyampaikan orasi politik.

“Jadi persiapan kampanye akbar sudah rampung. Massa pendukung akan memadati Lapangan Merdeka sesuai waktu yang sudah ditentu­kan,” kata Ketua Harian Tim Pemenangan pasangan PAN­TAS Lucky Wattimury kepa­da Siwalima di Ambon, Ka­mis (9/2).

Dijelaskan, massa pendu­kung PANTAS akan meme­nuhi lapangan karena berasal dari kader dan simpatisan 9 partai pendukung. “Kehadi­ran massa Poli-Sam ini murni karena mereka melihat kedua­nya layak menjadi pemimpin masa depan di Kota Ambon lima tahun mendatang,” je­lasnya.

PANTAS menurutnya tidak pernah memberikan janji kosong kepada masyarakat tetapi menjual program untuk bangun Ambon. “Karena ko­mitmen bangun Kota Ambon maka Poli-Sam mendapatkan simpati dari warga Kota Ambon yang percaya PANTAS bisa bikin labe,” ujarnya.

Sekretaris DPD PDIP Ma­luku tersebut menambahkan, politisi yang dipastikan hadir berkampanye diantaranya Gan­djar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah/Politisi PDIP), KA Ralahalu (PDIP), Koma­rudin Watubun (Ketua Bi­dang Kehormatan DPP PDIP), Salim Al Djufry (Ketua Dewan Syuro PKS), Abdul Fatah (Ketua DPP PKB), Iqbal Kadir Assagaff (Ketua DPP PBB), Abdul Muthalib Tuanaya (Ke­tua DPP PAN), Hendrik Le­werissa (Ketua DPD Gerin­dra Maluku), Ayu Hasanusi (Ketua DPD Partai Hanura) dan Rio Tamaela (Ketua DPC Partai Demokrat Kota Ambon).

Halong Bersatu

Sementara itu, ratusan pen­dukung setia pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon Paulus Kastanya-MAS Latuconsina di Negeri Halong menyatakan sikap hanya kepada pasangan no­mor dua.

Warga Halong yang terdiri dari lima dusun yakni Halong Bawa, Halong Atas, Halong Batu-Batu, Halong Tanah Me­rah dan pengungsi Batu Me­rah mengaku siap meme­nang­kan PANTAS di Pilkada 15 Februari mendatang.

Peryataan sikap ini dibaca­kan oleh tokoh pemuda Ha­long Yohanes Holatila pada kampanye PANTAS pada kampanye terbatas di Halong Atas, Kamis (9/2).

Menurutnya mereka hanya Poli-Sam yang layak diper­caya pimpin Kota Ambon bukan pasangan calon yang lain.

“Kami menyatakan sikap mendukung sepenuhnya Poli-Sam sebagai walikota dan wakil walikota ambon periode 2017-2022,” tandasnya.

Warga Halong menilai kota ini dipimpin oleh orang yang berasal dari birokrat maka sudah memahami pemerintah an dan juga warga kota.

“Kedua tokoh ini merupa­kan birokrasi murni, profesio­nal, bahkan elektabilitas dan popu­laritas yang cukup ting­gi dan sudah teruji,” ung­kapnya.

Ia menjelaskan banyak proses pembangunan yang berjalan selama ini tidak melibatkan Halong.

“Dengan kepemimpinan PANTAS lima tahun menda­tang Halong juga bisa ber­kem­bang sama dengan kawa­san lain,” kata Yohanes.

Ditambhakan Pada 15 Februari nanti warga datang ke TPS dan mencoblos nomor dua untuk pasangan dengan akro­nim PANTAS dan menjadi walikota dan wakil walikota.

Calon walikota Ambon Pau­lus Kastanya dalam orasi politiknya mengakui kenapa harus hadir di tengah mas­yarakat.

“Tekad kami pimpin Ambon 5 tahun kedepan adalah se­bagai pelayan masyarakat bukan menjadi bos sehingga kami harus turun melihat lang­sung,” ungkapnya.

Ia menegaskan, PANTAS di setiap pertemuan dengan mas­yarakat tidak menjual janji kosong tetapi program.

“Bangun Ambon tidak dengan bermimpi kemudian semua terjadi tetapi harus memiliki visi dan misi yang jelas di lima tahun menda­tang,” tandas Poli.

Untuk itu atas persetujuan DPRD Kota Ambon dan 9 partai pengusung PANTAS telah menyiapan program yang harus dilakukan kepada masyarakat.

“Penyediaan lapangan kerja yang luas, pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, harga kebutuhan yang terjang­kau, pasar dan terminal yang layak serta lingkungan hidup yang berkualitas,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Calon Wakil Walikota Ambon Sam Latuconsina menambahkan banyak pembangunan yang sampai saat ini belum sepe­nuh­nya menyentuh warga kota karena kebijakan anggaran.

“Kebijakan kita adalah bagaimana anggaran Rp 1,2 trilyun itu menetes sampai kepada rakyat karena uang itu milik rakyat dan harus dikem­balikan lewat pembangunan,” ungkapnya.

Menjadi pemimpin menu­rutnya jangan sudah obral janji akan bangun ini dan bangun itu tetapi kenyata­annya tidak bisa dilaksana­kan. “Menjadi pemimpin ha­rus komitmen dari ucapan dan perbuatan sehingga pemba­ngun ini bisa berjalan sesuai dengan program yang telah dibuat,” tandasnya. (S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon