Hukum ›› Mantan Kadis PPAD SBB Jadi Tersangka Korupsi Uang Persediaan SKPD

Mantan Kadis PPAD SBB Jadi Tersangka


Ambon - Mantan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (PPAD) Kabupaten SBB, Rony Rumalatu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi uang persediaan SKPD senilai Rp 500 juta.

Uang Rp 500 juta tersebut ditampung di Bank Maluku Cabang Piru. Dengan kewenangannya sebagao Kadis PPAD, Rumalatu menggunakan sebagian dari uang tersebut untuk kepentingan pribadi.

“Berdasarkan hasil ekpsos, kita baru tetapkan satu orang sebagai tersangka. Soal penambahan, akan kita lihat nanti, karena kita juga baru ekspos kasus ini,” kata Kacabjari Piru, Marvie de Queljoe kepada Siwalima di Pengadilan Tipikor Ambon, Kamis (10/4)

Sementara informasi yang diterima Siwalima menyebutkan, uang persediaan dikumpulkan SKPD Pemkab SBB untuk digunakan sebagai “mahar” kepada DPRD saat paripurna pembahasan anggaran 2014.

“Jadi uang itu diberikan saat pembahasan anggaran di DPRD biar semuanya berjalan mulus,” kata salah satu staf Pemkab SBB.

Ia mengaku, praktik sogok seperti ini sudah berlangsung lama, dan tak pernah diendus pihak kejaksaan.

“Kalau tidak sogok, pembahasan anggaran akan terhambat. Sudah lama, hanya saja belum diusut kejaksaan,” ujarnya. 

Ia berharap  pihak kejaksaan mengambil langkah untuk menelusuri praktik korupsi tersebut. S-32)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon