Daerah ›› Longsor Ancam Sejumlah Badan Jalan di Pegunungan Piru

Longsor Ancam Sejumlah Badan Jalan di Pegunungan Piru


Piru - Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten SBB berapa waktu lalu, selain menyebabkan terjadinya banjir di Kecamatan Taniwel dan Kepulauan Buano, juga mengakibatkan longsor yang mengancam sejumlah ruas jalan raya di kawasan pegunungan parang, Piru.

Mengingat ruas jalan di kawasan itu, sebahagian besarnya terletak pada lereng-lereng gunung, dengan kondisi tersebut  tentu sewaktu-sewaktu dapat membahayakan para pengguna jalan yang melintasi kawasan itu.

Sehingga badan jalan yang berada pada titik longsor tersebut, saat ini boleh dikatakan berstatus rawan kecelakaan.   

Pantauan Siwalima Selasa (17/3), longsor terjadi di tiga titik berbeda. Talud penahan longsor berukuran panjang kurang lebih 30 meter yang dibuat sebagai  pelindung badan jalan, mengalami patahan cukup parah.

Tidak ada sepenggal pun yang tersisa, semuanya ambruk kedalam jurang sedalam 20 sampai 25 meter. Sebagian badan jalan sudah berada pada posisi tergantung.

Jika terjadi hujan, badan jalan akan mengalami keretakan.

Sebab kondisi terakhir pada titik-titik longsor saat ini memang sudah tidak ada pelindungnya.  Jika hal ini tidak segera ditangani, ketika terjadi keretakan, maka tidak dapat mengelak  hal ini akan menghambat proses jalannya MTQ yang akan berlangsung pada Mei mendatang.

Sebab ruas jalan yang terancam longsor tersebut merupakan jalan penghubung utama antara Pelabuhan Waipirit dengan Ibukota Kabupaten SBB.

Komisi B DPRD Provinsi Maluku yang diketuai Welem Wattimena, saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka pengawasan ke kabupten SBB beberapa waktu lalu, sempat meninjau lokasi rawan longsor tersebut.

Dan hal itu juga telah dibahas dalam rapat dengar pendapat dengan pihak Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) SBB, bahkan Komisi B menjadikannya sebagai masalah prioritas yang mesti ditangani sesegera mungkin.

Namun hingga saat ini, terhitung sejak kunjungan itu berlangsung, belum juga ada tanda-tanda dilakukan perbaikan dilapangan.

Beberapa warga di Kecamatan Taniwel kepada Siwalima meminta, adanya perhatian serius Pemkab SBB maupun Pemprov Maluku.

Mereka meminta, jalan tersebut sebagai salah satunya penghubung ibukota Piru ke Waipirit mesti ditangani secepatnya, karena jika dibiarkan maka ditakutkan ketika hujan tiba kondisi jalan tersebut semakin tambah parah. (S-38)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon