Daerah ›› Long Boat Mati Mesin, 20 Warga Kei Panik

Long Boat Mati Mesin, 20 Warga Kei Panik


Ambon - Long boat dari Desa AD-Kei Besar ke Desa Tamedan Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mengalami mati mesin. Alhasil sebanyak 20 penumpang panik.

Kondisi ini terjadi pada Selasa (11/6) sekitar pukul 11.00 WIT di perairan Kei. Long boat sempat terombang ambing selama kurang lebih satu jam dan baru ditemukan oleh nelayan yang melintas di seputaran tempat kejadian perkara (TKP).

Hal ini disampaikan Kepala Basarnas Ambon, Muslimin dalam rilis kepada Siwalima, Selasa (11/6). Posisi long boat saat mengalami mati mesin dengan koordinat 05° 25.451" S - 132° 58.353" E, Heanding  48.82° Arah Timur Laut dengan jarak ±20.15 NM dari Pelabuhan Peri­kanan.

Menurut Muslimin, pihak SAR baru mendapatkan informasi pada pukul 11.32 WIT dan setelah melakukan koordinasi, sekitar pukul 12.18 WIT  tim gabungan langsung bergerak ke lokasi menggunakan KN. SAR Bharata.

“Pukul.12.15 oleh nelayan yang melintas dan langsung membantu dengan menarik long boat ke Desa Tamedan Kei Kecil,” beber Mus­limin.

Dikatakan, saat ditemukan korban semua dalam kondisi selamat. Tim SAR gabungan diturunkan dan langsung menuju ke Desa Temedan. Dengan dibantu nelayan tim SAR melakukan evakuasi 20 penumpang tersebut,” katanya.

Muslimin merincikan 20 penum­pang itu yakni Samsul Reubun (24), Muharam Renelat (29), Suban Rio (20), Saleh Renelat (19), Malik Renelat (26), Ayu Tupan (15), Jumila Renel (35), Komarudian Ranel (19), Karmila Renel (17), Muhamad arif (14), Kamelia renel (3), Juhairia Renelat (16), Jufia Reubun (23), Wija Renelat (40), Ana Renelat (24), Muhaji Renelat (45), Ruli rahayaan (4), Ulfa Reubun (19), Jamal Renelat (19), Amat Ngangun (21).

Ditemukan para korban tambah Muslimin, itu artinya operasi SAR dinyatakan selesai dan diajukan untuk ditutup.  “Dengan ditemukan dan dievakuasinya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diajukan untuk ditutup. Kepada unsur SAR yg terlibat dikembalikan ke satuannya dengan ucapan terima kasih,” pungkas Muslimin. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon