Daerah ›› LKI Harap Asintel-Aspidsus Baru Segera Selesaikan PR

LKI Harap Asintel-Aspidsus Baru Segera Selesaikan PR


Ambon - Pergantian jabatan Asisten Intelijen (Asintel) dan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Maluku diharapkan dapat membawa angin segar bagi penanganan kasus dugaan korupsi di Maluku.

Kepada Siwalima, Rabu (25/9), Direktur Utama Lembaga Kajian Independen (LKI) Maluku, Usman Warang meminta agar penanganan kasus-kasus korupsi yang belum terselesaikan yang ditinggalkan sebagai pekerjaan rumah (PR) oleh pejabat lama segera diselesaikan pejabat baru.

 “Kami melihat banyak sekali kasus korupsi yang belum dituntaskan dan pejabat yang baru menempati jabatan strategis di Kejati Maluku harus secepatnya merekap dan menginventarisir kasus-kasus yang belum diselesaikan agar dituntaskan secepatnya. Jangan sampai datang lagi pejabat baru masih meninggalkan PR yang tertunda,” tandas warang.

Dirinya mencontohkan, banyak kasus di bidang intelijen hingga kini belum mampu dituntaskan bahkan malah menjadi kabur. Contohnya, dugaan PNS fiktif Malteng yang merupakan kasus lama, tetapi sampai sekarang belum juga beres.

Sedangkan di bagian pidsus, ada sejumlah kasus yang penanganannya masih mengambang diantaranya, kasus dana Asuransi DPRD Malra, dan pembangunan Kantor DKP Malra.

“Kami harapkan Aspidsus dan Asintel yang baru dapat menuntaskannya,”  ujar Warang.

Untuk diketahui, jabatan Asintel diserahterimakan dari Abdul Azis kepada Joko Pandam dan jabatan Aspidsus, M Natzir Hamzah kepada Benny Santoso, Selasa (24/9).

Joko Pandam sebelumnya men­jabar Koordinator Kejati Maluku Sulawesi Selatan. Sementara Benny Santoso sebelumnya menjabat Kajari Amlapura, Bali.

Selanjutnya Abdul Azis mendapat jabatan baru sebagai Kajari Sema­rang, Jawa Tengah, sedangkan M Natzir Hamzah menduduki jabatan baru sebagai Kajari Watampone, Sulawesi Selatan. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon