Pendidikan ›› Lima Siswa Dipastikan ikut UN Susulan

Lima Siswa Dipastikan ikut UN Susulan


Ambon - Dinas Pendidikan Kota Ambon memastikan pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Naional Kertas Pensil (UNKP) terdapat lima siswa yang tidak ikut ujian lantaran mereka dalam keadaan sakit.

Lima siswa ini berasal dari MTs Alhayat, SMP Maria Mediatrix, SMPN 11, MTs Ittaqollah dan MTs Alfatah semuanya masing-masing 1 siswa.

“Mereka ini akan kita berikan kesempatan ikut ujian susulan pada 23-24 Mei mendatang,” ungkap Kadis Pendidikan Kota Ambon, Benny Kainama kepada Siwalima di Balai Kota, Rabu (3/5).

Dikatakan, bagi mereka yang sakit tidak perlu berkecil hati, karena tetap akan diberikan waktu ujian susulan sesuai dengan mata pelajaran yang diuji. Ujian susulan yang akan dilaksanakan nanti untuk hari pertama dua mata pelajaran sedangkan di hari ke dua juga dua mata pelajaran.

Jumlah siswa yang akan mengikuti ujian susulan ini juga belum dapat dipastikan lima siswa ini saja sebab data hari kedua dan ketiga pelaksanaan UN belum masuk ke dinas.

“Ini baru data sementara, karena kita masih terus rampungkan datanya. Ketika data rampung baru diumumkan berapa siswa yang ikut ujian ulang,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Caretaker Walikota Ambon, FJ Papilaya menargetkan di  tahun 2018, seluruh SMP di Kota Ambon bisa melaksanakan UNBK.

Hal ini disampaikan oleh Walikota saat memantau jalannya UNBK hari pertama di SMPN 6 Ambon, Selasa (2/5).

Saat ini di Kota Ambon kata Walikota, terdapat 45 SMP/MTs,  namun hanya 7 diantaranya yang melaksanakan UNBK, sementara sisanya masih UN Berbasis Kertas Pensil.

Walikota mengaku komputer merupakan kebutuhan dasar pendidikan yang turut mendapat perhatian pemerintah. Ia sangat yakin, Pemkot Ambon tetap fokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan termasuk pemenuhan akan kebutuhan pendidikan itu sendiri.

“Kita berharap semua sekolah bisa menggunakan komputer. Mudah-mudahan tahun depan, tidak hanya tujuh sekolah, tetapi ada peningkatan lagi. Saya kira ini fokus pemerintah untuk bidang pendidikan sangat kuat, dan ini merupakan kebutuhan dasar yang menjadi prioritas pemerintah,” ungkapnya.(S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon