Daerah ›› Lahan Kritis di Kota Ambon Capai 11 Ribu Hektar

Lahan Kritis di Kota Ambon Capai 11 Ribu Hektar


Ambon - Jumlah lahan kritis yang ada di Kota Ambon saat ini mencapai 11 ribu lebih hektar, dimana sebagian besar terdapat di Kecamatan Sirimau. Area di kecamatan ini yang menjadi kawasan lahan kritis adalah kawasan Air Besar (Arbes) Desa Batu Merah.

"Area kritis di Ambon, kalau kita kondisikan dengan air saat ini, maka terdapat di daerah Sirimau khususnya Arbes," jelas Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Ambon, John Tupan kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Jumat (3/9).

Dikatakan, guna mengantisipasi lahan kritis tersebut, maka pemerintah mengadakan program rehabilitasi lahan kritis melalui program satu orang tanam satu pohon (one man one tree dan juga program perempuan menanam.

Dijelaskan, dalam dua kegiatan tersebut, pihaknya memperoleh distribusi tanaman untuk meregabilitasi lahan kritis di Kota Ambon sebanyak 65 ribu anakan tanaman dan semuanya sudah didistribusikan saat pencanangan kegiatan tersebut di Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe bebrapa waktu lalu.

"Lahan kritis di Kota Ambon yang luasnya mencapai 11.865 hektar, namun area kritis yang ditangani Dishutanak Kota Ambon hanya seluas 450 hektar," ujarnya.

Diakuinya, laju rehabilitasi dengan tingkat kerusakan yang terjadi tidak seimbang sehingga harus dilakukan rehabilitasi dalam rangka mengelola lahan kritis ini melalui dana DAK dan lainnya.

Dia menambahkan, , selain daerah Gunung Nona, daerah-daerah yang menjadi sasaran dilakukan kegiatan one man one tree dan program perempuan menanam adalah pada Dusun Seri, Desa Urimessing Kecamatan Nusaniwe, Gunung Siwang dan kawasan Airbes dan IAIN Desa Batu Merah. Dalam kegiatan rehabilitasi lahan khususnya lahan kritis, rata-rata tanaman yang ditanam 80 persen diantaranya hidup dan timbuh dengan baik. (S-26)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon