Politik ›› KPU: PPS Harus Selektif Data Pemilih

KPU: PPS Harus Selektif Data Pemilih


Ambon - KPU Kota Ambon meminta kepada PPS se-Kota Ambon yang akan melakukan pendataan ulang pemilih untuk dimasukan dalam daftar pemilih secara selektif.

Ada sejumlah formulir yang telah disiapkan oleh KPU yang sudah diberikan kepada semua PPS yang ada di lima kecamatan untuk melakukan pemutahiran data hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan oleh PPDP.

“Ada empat formulir yang akan digunakan yakni A-KWK, AA-KWK, AB-KWK dan AC-KWK,” kata Ketua Divisi Data KPU Kota Ambon Syafrudin Layn saat Bimtek Data Pemilih tingkat PPS yang berlangsung di Ambon, Selasa (11/10).

Dikatakan hasil coklit merupakan data mentah yang dilakukan oleh PPDP dan dari tata itu sudah diberikan kepada KPU.

“Sekarang akan diserahkan kepada PPS dan di 14 hari kedepan itu mereka bisa menyelesaikan proses pendataan penduduk ke dalam formulir sudah disiapkan KPU,” kata Layn.

Menurutnya, tugas PPS sangat berat  karena harus memastikan kalau pemilih di semua kecamatan itu tercover dalam dapat pemilih.

“Kami yakin ada pemilih yang belum terdaftar dalam DPT Pilpres 2014 dan juga DP4 Pilwakot sehingga tugas PPS adalah memastikan warga yang memiliki hak pilih terdaftar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan bimbingan sudah diberikan beberapa waktu lalu dan pengetahuan yang dimiliki KPU berharap waktu yang dimiliki ini cukup untuk melakukan pemutahiran data pemilih.

“Tanggung jawab yang sudah kalian terima harus dimaksimalkan sehingga proses pemilihan yang akan dilakukan nanti itu tidak ada lagi warga yang mengeluh ke TPS kalau belum terdaftar,” jelasnya.

Dikatakan proses coklit yang dilakukan oleh PPDP sejak 8 september sudah berakhir pada 8 Oktober lalu. 

“Proses ini dilakukan selama 30 hari dengan target semua warga wajid KTP itu terakomodir dalam data pemilih,” ujar Layn.

Untuk itu bagi warga yang memang belum mendaftarkan diri dalam daftar pemilih segera melaporkan kepada pihak desa kelurahan setempat untuk dimasukan.

“Kami ingatkan pemilihan kali ini tidak diperkenankan warga untuk memilik dengan menggunakan KTP sementara seperti pemilihan sebelumnya,” tandasnya. (S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon