Politik ›› KPU Maluku Tetapkan DPT Terakhir Acuan Penghitungan Dukungan Balon

KPU Maluku Tetapkan DPT Terakhir


Ambon - KPU Provinsi Maluku menggelar rapat pleno penetapan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir, sebagai dasar penghitungan jumlah minimum dukungan bakal calon perseorangan Pilkada Maluku tahun 2018 mendatang.

Komisioner KPU Maluku, La Alwi menjelaskan, rapat pleno penetapan rekapitulasi DPT terakhir yang berlangsung Minggu (10/9) malam, merupakan agenda nasional. Untuk itu terkait dengan Pilkada Maluku maka KPU Maluku bersama Bawaslu Maluku menetapkan Pilkada tahun 2014, 2015 dan 2017 menjadi dasar KPU Maluku akan menetapkan dasar persentase dukungan bagi pasangan calon perseorangan yang akan bertarung dalam Pilgub Maluku.

“Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 1 tahun 2017 tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada tahun 2018, maka KPU Maluku dan juga Bawaslu Maluku menggelar rapat pleno rekapitulasi DPT pemilihan umum terakhir, sebagai dasar perhitungan syarat dukungan untuk paslon perseorangan apabila akan maju dalam Pilkada Maluku,” ungkap Alwi kepada Siwalima di ruang kerjanya, Senin (11/9).

Menurutnya, dari hasil pleno itu, ditetapkan jumlah DPT di seluruh kabupaten/kota di Maluku berjumlah 1.228.946 pemilih. Berdasarkan jumlah itu, ungkap Alwi, maka syarat minimal dukungan KPU Maluku akan menghitung dan menetapkan jumlah dukungan bagi calon perseorangan yang akan mendaftar di KPU Maluku sekurang-kurangnya 10 persen dari jumlah DPT tersebut.

“Maluku berada pada poin yang ditentukan oleh pasal 9 UU KPU Nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan, maka pasangan calon harus didukung sekurang-kurangnya 10 persen dari jumlah DPT,” ungkapnya.

Ia merincikan jumlah DPT pemilu terakhir berjumlah 1.228.946 itu, yang mana di Kabupaten Malra dan Kota Tual, menggunakan DPT Pemilu tahun 2014, sedangkan Kabupaten Aru, Kabupaten SBT, Kabupaten MBD dan Bursel menggunakan DPT tahun 2015 dan Kota Ambon,kabupaten Malteng, kabupaten SBB, kabupaten Buru dan kabupaten MTB dihitung berdasarkan DPT tahun 2017.

“Secara rinci untuk pemilih Kota Ambon berjumlah 237.627 pemilih, Malteng 311.136 pemilih, Buru 94.688 pemilih, MTB 72.061 pemilih, Bursel 52.631 pemilih, SBT 95.775 pemilih, Aru 57.354 pemilih, MBD 47.513 pemilih, Tual 43.675 pemilih dan Malra 68.934 pemilih. Jumlah DPT di Maluku berdasarkan perhitungan Pilkada terakhir yaitu sebanyak 1.228.946 pemilih,” rincinya.

Dikatakan, pada 9 Oktober mendatang KPU Maluku akan mengumumkan pengajuan syara-syarat yang harus dipenuhi oleh para pasangan calon maupun perseorangan.

“Jadi apabila balon yang ingin bertanding, maka tanggal 9 Oktober mendatang kita akan umumkan persyaratannya kepada publik,” tandasnya. (S-46)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon