Daerah ›› KPU Aru Belum Terima Pendaftaran Lembaga Pemantau

KPU Aru Belum Terima Pendaftaran Lembaga Pemantau


Ambon - Kendati Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru hanya tinggal sebulan lagi, namun hingga kini belum ada satupun lembaga pemantau pemilihan umum yang mendaftar di KPU. Padalah itu merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Ketua KPU Aru, Victor Sjair kepada Siwalima di Ambon, Kamis (29/10) menjelaskan,

meskipun batas akhir pendaftaran lembaga pemilihan 2 November mendatang, namun belum ada lembaga pemantau pemilu yang mendaftarkan diri ke KPU Aru.

“Belum ada lembaga pemantau pemilu yang mendaftar hingga sekarang. Padahal sudah dibuka pendaftarannya semenjak bulan Mei. Prinsipnya kami akan menunggu sampai batas  akhir pendaftaran,” ujarnya

Sementara Ketua KPU SBT, Kisman Kilian saat dikonfimrmasi Siwalima juga menyebutkan, Kabupaten SBT belum ada lembaga pemantau pemilihan yang mendaftar untuk turut bersama-sama dengan KPU dan Panwaslu mengawasi pemilihan kepala daerah.

Begitu juga dengan Komisioner KPU MBD, Alopati Demni yang dikonfirmasi Siwalima, Rabu (28/10) menyebutkan, belum ada lemabaga pemilihan yang mendaftar.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 tahun 2015, pasal 1 disebutkan, pemantau pemilihan merupakan organisasi kemasyarakatan yang terdaftar di pemerintah, yang telah mendaftar dan telah memperoleh akreditasi dari KPU provinsi/kabupaten/kota untuk melakukan pemantauan pemilihan.

Sementara itu. 9 November mendatang, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) akan dibentuk untuk pelaksanaan pemungutan suara di pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Ketua KPU Maluku, Musa Toekan kepada Siwalima di ruang kerjanya, Kamis (29/10) menyatakan, KPPS sesuai peraturan harus dibentuk satu bulan sebelum pelaksanaan pemungutan suara.

“Sekarang PPK di empat kabupaten sedang melakukan proses seleksi untuk KPPS dan 9 November mendatang akan dilantik,” ujarnya

Dikatakan, KPU di empat kabupaten sudah menetapkan DPT dengan total jumlah TPS, sehingga sudah diketahui jumlah KPPS yang akan bertugas di satu desa. Untuk satu TPS yang jumlah pemilihnya 400 pemilih, ada satu KPPS yang bertugas. Sedangkan untuk TPS yang jumlah pemilihnya 400-800 orang, terdapat dua petugas KPPS. (S-42)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon