Hukum ›› Korupsi APBD, Pekan Ini Tim Kejati ke Malra

Korupsi APBD, Pekan Ini Tim Kejati ke Malra


Ambon - Pekan ini, tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) akan turun ke Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) untuk melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi APBD Malra yang telah naik status ke tahap penyidikan.

"Minggu depan jaksa turun ke sana untuk pemeriksaan termasuk pemeriksaan lokasi semuanya," jelas Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) kejati Maluku, M. Natsir Hamzah kepada Siwalima di Ambon, Sabtu (29/1).

Dikatakan, pemeriksaan yang akan dilakukan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual, untuk tempat pemeriksaan, sehingga para saksi yang datang untuk diperiksa juga tidak mengalami kesulitan dan mudah dijangkau.

"Saya akan kirim dua jaksa ke Tual dan pemeriksaan di Kejari Tual agar mudah. Nantinya mereka-mereka yang pernah diperiksa di tahap penyelidikan akan diperiksa lagi," katanya.

Untuk diketahui, Ketiga kasus yang dinyatakan naik ke tahap penyidikan masing-masing pertama, dugaan korupsi dalam proyek pembangunan kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Malra tahun 2008, yang merupakan salah satu dari kasus dugaan korupsi APBD Malra tahun 2007-2009 senilai Rp 5.202.963.057. Kedua, dugaan korupsi pekerjaan pemeliharaan berkala jalan hot mix ruas Jalan Tamangil-Weduar di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Malra.

Dugaan korupsi kasus ini bersumber dari DAK Bidang Infrastruktur tahun 2007 sebesar Rp 3,275 milyar telah dikucurkan dan dilaksanakan oleh PT. Karya Bumi Nasional Perkasa dengan nilai kontraknya sebesar Rp 3.197.775.000,- . Ketiga, kasus dugaan korupsi pembebasan lahan pada Desa Kolser Kecamatan Kei Kecil untuk pembangunan infrastruktur tahun 2008 seluas kurang lebih 25 Ha dengan nilai anggarannya sebesar Rp 5,5 milyar. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon