Daerah ›› Komisi III Minta Dishub Buat Aturan Transportasi Online

Komisi III Minta Dishub Buat Aturan Transportasi Online


Ambon - Komisi III DPRD Kota Ambon minta kepada pihak Dishub untuk dapat membuat aturan tentang transportasi online, baik itu perwali atau perda.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Yusuf Wally mengatakan, keberadaan transportasi online di suatu daerah harus memberikan pemasukan bagi daerah, sehingga dibutuhkan sebuah regulasi. Selain membuat regulasi, sosialisasi juga perlu dilakukan agar dapat menghindari konflik di lapangan.

“Kita tidak mau ada konflik di antara transportasi konvensional dengan transportasi online, sehingga kami minta dishub dapat lakukan sosialisasi,” pinta Wally kepada Siwalima di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (2/5)

Pada kesempatan itu juga, Wally minta semua kendaraan transportasi online, agar batas kendaraan yang dioperasikan tidak lebih dari lima tahun, dan juga harus dibatasi jumlahnya agar tidak terjadi kemacetan.

“Kita juga akan meminta dishub untuk nantinya, dapat melakukan survey kebutuhan transportasi kendaraan sehingga kedepan tidak timbul kemacetan,” janjinya Sementara itu, ditempat terpisah, Ouwner Alfajek Kim David kepada wartawan usai rapat dengan Komisi III di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (2/5) mengaku, kehadiran Alfajek diterima baik oleh Dishub dan DPRD karena merupakan sebuah trend jaman yang tidak bisa terhindarkan.

‘Suka tidak suka kehadiran transportasi online pasti diterima, dan kehadiran transortasi online ini juga menunjukan bahwa ada tanda-tanda kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan, kehadiran transportasi online juga dapat mempermudah masyarakat, pasalnya sangat terjangkau dan harga yang dipatok juga sangat murah.

Menurutnya, Alfajek telah memperoleh ijin sejak dilounching di Amaris Hotel oleh Walikota Ambon.

“Sebenarnya untuk ijinnya itu, di pemprov dan sesuai UU sudah ada, namun karena kita beroperasi juga harus ikuti regulasi di Kota Ambon,” tutupnya.(S-44)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon