Daerah ›› Komisi III Bakal Panggil Kadis PU

Komisi III Bakal Panggil Kadis PU


Ambon - Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Denny Lekatompessy menegaskan, pihaknya akan mengagendakan pemanggilan terhadap Kepala Dinas PU Kota Ambon, untuk menjelaskan persoalan menyangkut dengan proyek air bersih di Dusun Kusu-Kusu Sareh, Desa Urimessing yang tidak dinikmati oleh warga hingga saat ini.

"Dinas PU adalah mitra dari Komisi III dan kami pimpinan komisi yang baru, belum berproses, namun masalah ini akan dibicarakan dalam rapat internal untuk menjadi agenda guna memangggil Kadis PU," jelas Lekatompessy kepada Siwalima di Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (17/1).

Dijelaskan, pemanggilan Kadis PU ini, harus dilakukan untuk dapat mengetahui sampai sejauh mana realisasi pekerjaan proyek air bersih tersebut serta apa penyebab maupun hambatan, sehingga proyek tersebut tidak dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Kalau proyek tersebut menggunakan APBD, maka harus berguna bagi kepentingan masyarakat, bukan hanya sebatas kerja proyek dan telah terealisasi, namun tidak ada fungsinya bagi masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Kepala Desa Urimessing, Nick de Fretes mengaku, kalau proyek air bersih yang berada di Dusun Kusu-Kusu Sareh, Desa Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, yang dikerjakan dengan menggunakan dana APBD Kota Ambon tahun 2007 sebesar kurang lebih Rp 460 Juta lebih tidak dapat dinikmati oleh warga setempat.

"Memang benar proyek tersebut dikerjakan di Kusu-Kusu, namun warga tidak dapat menikmatinya karena air tidak berjalan," jelas de'Fretes kepada Siwalima di Ambon, Jumat (14/1).

Dikatakan, proyek air bersih tersebut sudah dikerjakan sebelum dirinya, menjabat sebagai Kepala Desa Urimessing dan ketika dirinya menjadi Kades, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Ambon, bersama dirinya telah meninjau proyek tersebut, namun tidak ada kelanjutannya hingga saat ini.

Menurutnya, pekerjaan yang telah mengeluarkan anggaran begitu besar untuk kesejahteraan masyarakat di dusun tersebut, tidak dapat dinikmati warga, dikarenakan tidak ada kerjasama yang baik antara pihak kontraktor dan Pemerintah Kota Ambon serta pemlik lahan. Fasilitas yang telah dibangun seperti pipa dari sumber air ke bak-bak penampung telah dikerjakan, namun kendalanya adalah pemilik lahan juga tidak mau menjalankan sumber air yang berada di tanahnya tersebut, dikeranakan mereka berpikir juga kalau pemerintah atau pihak kontraktor harus memberikan kontribusi bagi mereka. (S-34)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon