Pendidikan ›› Komisi II Akui Penyebaran Guru Belum Merata

Komisi II Akui Penyebaran Guru Belum Merata


Ambon - Ketua Komisi II Kota Ambon, Lucky Nikijuluw mengaku sampai dengan saat ini penyebaran guru, baik itu pada jenjang SD maupun SMP belumlah merata.

Untuk itu, pihaknya mendesak Dinas Pendidikan (Dindik) untuk dapat melakukan pemerataan, mengingat masih banyak sekolah yang kekurangan tenaga guru mata pelajaran tertentu sehingga terpaksa ada mata pelajaran yang diberikan kepada murid oleh guru yang bukan memiliki spesifiksi ilmu pada mata pelajaran tersebut.

“Dindik harus indentifiaksi berbagai kekurangan guru yang ada di setiap sekolah agar guru disetiap sekolah sesuai dengan kebutuhan,” pinta Nikijuluw kepada Siwalima  di Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (21/8).

Ia mengaku, komisi sudah berulang kali melakukan rapat bersama pihak Dindik untuk membicarakan masalah ini, mengingat pemerataan guru merupakan permasalahan yang harus ditangani oleh dinas karena ini penting demi meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di kota ini.

Pasalnya berdasarkan temuan komisi, ada beberapa sekolah yang memiliki jumlah guru jauh dari harapan, bahkan ada satu guru yang harus mengajar tiga sampai empat mata pelajaran pada satu sekolah. Jika ini dibiarkan dapat mengakibatkan penurunan kualitas pendidikan di kota ini.

“Ada sekolah yang memang butuh guru mata pelajaran tertentu ternyata tidak ada sehingga diambil alih oleh guru mata pelajaran lain, seperti yang terjadi di beberapa sekolah yang ada di Desa Hutumuri,” ungkapnya.

Untuk itu ia minta kepada Dindik agar punya keseriusan dalam menangani masalah pemerataan guru. Walaupun saat ini Dindik sementara dipimpin oleh seorang pelaksana tugas, namun yang bersangkutan harus melihat masalah ini sebagai satu hal yang serius.

Kota Ambon yang adalah ibu kota provinsi saja belum mampu melakukan pendestribusian guru secara merata ke berbagai sekolah, apalagi daerah lain, itu menunjukan bahwa tidak ada keseriusan pemda dalam melihat hal ini.

“Untuk itu saya minta agar pihak Dindik dapat memperhatikan masalah ini secara baik dan serius,” tandasnya. (S-44)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon