Daerah ›› Kemendagri: Pemerintahan Dijalankan Sekda

Kemendagri: Pemerintahan Dijalankan Sekda


Ambon - Kekosongan jabatan gubernur dan wakil gubernur Maluku, pasca berakhirnya pemerintahan Said Assagaff dan Zeth Sahuburua pada Minggu (10/3) tak perlu dipersoalkan.  

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar Baharuddin me­ngatakan, secara otomatis Sekda Provinsi Maluku, Hamin bin Thahir yang menjalankan tugas peme­rintahan.

“Iya itu secara otomatis sekda yang kendalikan pemerintahan,” kata Bahtiar, saat dikonfirmasi Siwalima, melalui telepon selu­lernya, Senin (11/3). Untuk pelantikan Murad Ismail dan Barnabas Orno sebagai gubernur dan wakil gubernur Maluku, lanjut Bahtiar, Kemendagri akan menyesuaikan dengan jadwal istana negara.

“Kemendagri akan menyesuaikan dengan jadwal pihak istana. Sampai sekarang sekretaris negara belum ada pemberitahuan ke pihak kami. Tapi prinsipnya yang lantik pak presiden, karena ini gawe istana,” jelas Bahtiar.

Bahtiar kembali menegaskan, pelaksanaan tugas harian peme­rintahan di Pemprov Maluku  diken­da­likan oleh sekda.

Sebelumnya, Kepala Biro Peme­rintahan Setda Maluku, Jasmono juga mengakui, terjadi kekosongan jabatan akibat mundurnya jadwal pelantikan. Namun tidak perlu ditunjuk caretaker, karena jeda waktunya tidak lama. Roda pemerintahan akan dijalankan oleh sekda.

“Kementerian Dalam Negeri menye­tujui kalau pak sekda akan melak­sanakan tugas sehari-hari kepala daerah sampai dilantiknya gubernur dan wakil gubernur Maluku terpilih,” jelasnya.

Jasmono menambahkan, semua persiapan pelantikan sudah dila­kukan, tinggal menunggu waktu pelak­sanaannya.

Pamit

Masa tugas Said Assagaff dan Zeth Sahuburua sudah berakhir, pada Minggu (10/3). Keduanya  diperca­yakan memimpin Maluku selama 2014-2019.

Sebelum melepaskan jabatan, Assagaff dan Sahuburua berpa­mitan dengan PNS di lingkup Pemprov Maluku, pimpinan DPRD dan para wartawan yang bertugas di kantor gubernur.(S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon