Hukum ›› Kejari Ambon Usut Proyek Air Bersih Kariu

Kejari Ambon Usut Proyek Air Bersih Kariu


Ambon - Ke­jari Ambon tengah me­ngusut kasus dugaan ko­rupsi anggaran pemba­ngu­nan sistem penye­dia­an air minum (SPAM) De­sa Rawan Air Negeri Ka­riu, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Te­ngah tahun 2013.

Pengusutan dilakukan tim intelijen Kejari, lantaran diduga proyek tahun 2013 senilai Rp1,2 miliar milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku itu tidak beres, padahal anggaran untuk pekerjaan sudah dicairkan seratus persen.

“Benar kami sedang mengusut kasus dugaan korupsi anggaran pembangu­nan SPAM, namun status kasusnya masih dalam proses penyelidikan intel,” ujar Kasi Intel Kejari Ambon, Sunoto kepada Siwalima di Ambon, Rabu (10/7).

Sunoto mengaku tim intel Kejari Ambon juga telah melakukan investigasi untuk melihat secara langsung kondisi fisik pekerjaan proyek tersebut berda­sarkan Surat Perintah Operasi Intelijen Kepala Kejari Ambon No. 04/S.1.10/Dek/05/2019 tertanggal 07 Mei 2019.

“Tim Intel Kejari Ambon sudah per­nah ke lokasi pembangunan proyek, namun hasilnya belum bisa dipublikasi secara luas karena status kasus masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Informasi yang dihimpun menye­but­kan, saat melakukan investigasi tim intel Kejari menemukan sejumlah kekurangan dalam pelaksaan proyek SPAM diantaranya, instalasi jaringan pipa air bersih yang tidak rampung bahkan tak tersambung hingga ke bak penampungan atau reservoir.

Selain itu, pengadaan pipa juga tak sesuai spek. Proyek SPAM ini dikerjakan PT. Wialah milik Abdullah Latuconsina, sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Guntar Maha bersama Kasatker, Yance Pabisa. (S-49)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon