Daerah ›› Kejagung Belajar Pencegahan Konflik di Ambon

Kejagung Belajar Pencegahan Konflik di Ambon


Ambon - Tim Kejaksaan Agung yang dipimpin oleh Direktur II Jaksa Agung Muda Inteligen RI melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan sosialisasi pengawasan aliran  kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat serta pencegahan konflik di Kota Ambon.

Rombongan Kejagung ini diterima oleh Asisten III Sekot Ambon Romeo Soplanit dan sejumlah kepala SKPD di ruang rapat Balai Kota, Kamis (12/10).

Kepada wartawan Direktur II pada Jamintel Kejagung RI, Andar Perdana mengatakan kegiatan seperti ini sudah dilakukan di beberapa daerah dan kali ini dilakukan di Ambon.

“Kenapa kita pilih Ambon, karena luar biasa dapat menyelesaikan konflik dan bisa bangkit menjadi kota yang cinta damai,” ungkapnya.

Menurutnya, konflik sosial membuat kota ini terpuruk, namun Ambon sudah bangkit dari keterpurukan yang luar biasa. Dengan konflik sosial yang kemarin terjadi, Ambon begitu cepat recovery dan tumbuh menjadi satu kota yang penuh cinta damai dan banyak orang datang mengunjungi Ambon.

Ambon juga telah dinyatakan sebagai laboratorium kedamaian dan itu harus disepakati bersama.

“Dengan konflik, kini Ambon sudah berkembang dengan pesat dan karena perkembangan ini justru kami ke sini bukan kami mengajari teman, tetapi kami belajar bagaimana Ambon bisa begitu cepat pulih dari keadaan yang mengerikan itu,” tukasnya.

Ditempat yang sama asisten III Admi­nistrasi Umum Sekot Ambon Romeo Sop­lanit menambahkan, pengalaman yang ter­jadi merupakan satu pelajaran ber­harga.  “Kita sudah pulih, lebih baik dari sebelumnya karena salah satu faktor yang membantu kita untuk pulih dan menjadi kota percontohan perdamaian, adalah adat, pela-gandong yang melintasi ruang dan waktu serta agama,” jelas Soplanit.

Menurutnya, pela gandong adalah hubungan persaudaraan yang diikat dalam perjanjian, komitmen, sumpah dan darah. “Semua itu berkat kerja keras de­ngan pemkot dan provinsi serta masya­rakat, sehingga konflik bisa diselesaikan dengan cepat,” jelasnya. (S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon