Kriminal ›› Kasus Curanmor Bertopeng Polisi Gadungan Tahap I

Kasus Curanmor Bertopeng Polisi Gadungan Tahap I


Ambon - Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Edhi Tethool mengatakan, berkas kasus pelaku pencurian kendaraan bermotor bertopeng polisi gadu­ngan (DL) sudah tahap satu.

“Kasus DL sudah tahap satu. Berkasnya sudah kita limpahkan ke JPU,” kata Tethool kepada wartawan di Mapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kamis (8/3).

Menurutnya, pelimpahan berkas perkara kasus tersebut dilakukan setelah pihaknya terlebih dahulu merampungkan pemeriksaan terha­dap tujuh orang saksi.

“Kita telah melimpahkan berkas kasus tersebut setela kita meram­pung­kan hasil pemeriksaan terha­dap para saksi tersebut,” ujarnya.

Selanjutnya, setelah pelimpahan ta­hap satu  tersebut, penyidik Res­krim tinggal menunggu petunjuk lanjutan dari pihak JPU. “Setelah berkasnya dilimpahkan ke JPU ter­sebut, maka selanjutnya kita tinggal menunggu petunjuk lanjutan dari JPU, kalau belum lengkap berarti akan kita lengkapi, tetapi diharapkan sudah lengkap dan dinyatakan P21,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, aparat kepolisian dari Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Minggu (5/2) lalu, telah berhasil membekuk pen­curi kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial DL (24), warga Desa Hila Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Penangkapan terhadap DL dise­babkan dalam melancarkan aksinya, DL mengaku sebagai anggota polisi. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Edhi Tethool kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/2), mengatakan, pe­nangkapan terhadap DL itu dila­ku­kan di seputaran Mesjid Alfatah Ambon. 

“Dalam beberapa bulan ini pelaku sudah menjadi target operasi. Se­bab, pelaku sering melakukan aksi pencu­rian dengan memakai atribut kepo­lisian, bahkan dari tangan tersangka pelaku diamankan bersama barang bukti yakni ada seragam polisi yang dipakai pelaku,” jelas Tethool.

Tidak hanya itu, Tethool pun me­nambahkan, DL juga mencatut nama orang dengan menggunakan papan nama berinisial IM. “Tersangka su­dah menjadi Target Operasi (TO) sejak empat bulan lalu. Yang ber­sang­kutan juga sudah melakukan aksi pencurian sebanyak tiga kali pada tempat berbeda dengan me­ma­kai atribut kepolisian lengkap, mulai baju sampai sepatu. Pelaku diaman­kan di seputaran Alfatah oleh ang­gota Polisi yang menyamar,” kata Tethool.

Saat DL diamankan, bukan saja me­nyita pakaian polisi yang dikena­kannya, melainkan juga menyita se­peda motor serta salah satu pena­dah motor. Lebih jauh diungkapkan, tersangka sering melakukan aksinya dengan cara berpindah-pindah tem­pat, bahkan beberapa minggu lalu pelaku pun sempat menipu salah satu anggota polisi. “Kami menyita empat unit motor merk Mio dan satu unit motor Jupiter Z, seorang pena­dah motor juga kami bekuk, bukan saja masyarakat biasa yang ditipu, tapi Polisi juga ditipu,” pungkas Tethool.

Menurut Tethool, aksi yang dilan­carkan oleh DL yang mengaku seba­gai anggota polisi, sangat merusak citra institusi kepolisian, apalagi atribut yang dipakai sudah lama. Di mana pelaku juga pernah mengikuti tes Caba Polisi tetapi tidak berhasil. Ulah DL yang mengaku-ngaku sebagai sebagai polisi gadungan tersebut, maka yang bersangkutan terancam dijerat dengan perbuatan berkelanjutan sesuai dengan pasal 64 KUHP. (S-35)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon