Hukum ›› Kasat Reskrim: Panggilan Sudah Dilayangkan Anggota Ditsabara Terlibat Penipuan

Kasat Reskrim: Panggilan Sudah Dilayangkan


Ambon - Penyidik Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Rabu (18/10) melayangkan panggilan kepada anggota Ditsabhara Polda Maluku, Brigadir Muhhamad Amin La Madi alias Amin.

Oknum anggota Ditsabara Polda Maluku ini dilaporkan dalam kasus penipuan yang dilakukan terhadap Suryani (47),  warga BTN Kebun Cengkeh Blok B6 Nomor 7, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Teddy yang dikonfirmasi Siwalima menjelaskan, pemeriksaan dua saksi dilakukan hari ini (kemarin-Red) dan panggilan terhadap pelaku dikirim melalui Ditsabhara Polda Maluku.

Kasus ini kata Kasat, tetap akan dituntaskan kendatipun pihak keluarga korban sudah bersedia dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan.

Sebelumnya diberitakan, anggota Ditsabhara Polda Maluku, Brigadir Muhhamad Amin La Madi alias Amin dilaporkan ke Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, lantaran diduga menipu Suryani (47),  warga BTN Kebun Cengkeh Blok B6 Nomor 7, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Informasi yang diperoleh Siwa­lima dari kepolisian menyebutkan, dugaan tindak pidana penipuan ini berawal dari Amin menawarkan mobil bekas Toyota Yaris dengan harga Rp 105.000.000 kepada anak korban pada bulan Juni 2017 lalu.

Anak korban yang juga anggota polisi, lalu menyampaikan pena­waran Amin kepada Suryani, ibunya.

Suryani setuju, dan mau membeli mobil tersebut. Untuk meyakinkan anak korban,  Amin mengirimkan foto mobil berwarna putih itu melalui HP.

Korban kemudian menyerahkan uang sebesar Rp 100 juta langsung ke tangan Amin di pertokoan Amplaz saat itu juga. Tujuh hari kemudian, sisa uang Rp 5 juta diserahkan kepada Amin, dengan harapan mobil tersebut segera diterima oleh korban. Tetapi janji tinggal janji. Hingga Selasa (10/10) mobil yang dibeli belum juga diberikan oleh Amin. Merasa dirugikan Suryani melaporkan Amin ke Polres Pulau Ambon.

Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Leae, Ipda Kamirudin membenarkan laporan tersebut, dan sementara dalam penyelidikan. “Benar ada laporan terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan  tersebut. Laporan baru diterima, Selasa kemarin dan kini sementara ditangani,” katanya singkat. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon