Kriminal ›› Karyawan PT Suka Maju Diparangi Suami Sendiri

Karyawan PT Suka Maju Diparangi Suami Sendiri


Ambon - Entah apa yang sudah merasuki Roni Wali, warga Lorong Soabali, depan SPBU Pohon Pule, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon yang nekat memarangi Dina Fitra Samkay (29) istrinya sendiri.

Kejadian tindak pidana penganiayaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini terjadi, Rabu (23/5) sekitar pukul 13.00 Wit.  Informasi dihimpun Siwalima dari Bha­binkamtibmas Kelurahan Silale, Brigpol.Y.Mirahadi, korban diparangi oleh suaminya sendiri. Kejadian ter­sebut berawalnya ketika korban pulang kerja sekitar pukul 12.30 Wit, sesam­pai­nya di rumah, pelaku langsung marah-marah.

Alasan pelaku marah hanya masalah sepele, korban melakukan silatu­rahmi dengan keluarganya. Saat itulah, sempat terjadi cek-cok dengan pelaku dan tanpa banyak ta­nya lagi, pelaku langsung mengambil pa­rang dan memotong korban pada kedua kaki korban.

Karyawan PT.Suka Maju ini diparangi pelaku hingga kedua kakinya mengalami robek dan pendaharan yang hebat. Berun­tung diketahui Bhabinkam­tibmas, dan Babinsa Kelurahan Silale Sertu Abd Gafur Ulue­lang langsung turun ke TKP dan meminta keterangan dari tetangga dan anak korban, namun pelaku sudah lebih dulu kabur.

Usai melancarkan aksinya  memotong korban, pelaku langsung membuang parang dan melarikan diri.

Korban kemudian berteriak meminta tolong ke tetangga sekitar, dan saat yang sama ada kendaraan polisi yang lewat dan membawa korban ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Dokter Latumeten Ambon.

Akibat ulah pelaku, korban mengalami luka menganga pada betis sebelah kiri sekitar 20 cm dengan kedalaman sekitar 6 cm, luka kaki sebelah kanan,luka pada jari tengah dan jari manis pada bagian tangan kanan,luka pada jari telunjuk pada tangan kiri,luka sayatan pada lengen kiri masing-msing 3cm dan 5cm.

Wakapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kompol Agung Tribawanto yang dikonfirmasi Siwalima, Rabu (23/5) membenarkan kejadian tersebut.

Namun hingga kini pelaku masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian. “Benar ada kejadian tindak pidana penganiayaan dan KDRT. Pelaku setelah melakukan penganiaan kabur dan kini masih dalam pengejaran. Korban masih di rawat di RST karena luka yang dideritanya,” ujar Wakapolres. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon