Daerah ›› Kantor UPTD Uji Kendaraan tak Layak Ditempati

Kantor UPTD Uji Kendaraan tak Layak Ditempati


Ambon - Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Uji Kendaraan milik Dinas Perhubungan Kota Ambon yang terletak di Desa Passo Kecamatan baguala sudah tidak layak lagi untuk ditempati sebab hampir seluruh gedung tersebut sudah mengalami kerusakan total.

Kepala UPTD Olop Sahusilawane saat menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD menjelaskan, UPTD ini tidak pernah mendapatkan perhatian maupun bantuan apa pun dari pemkot.

“Dari awal kantor ini beroperasi hingga saat ini kami tidak pernah terima bantuan apapun sehingga kantor ini menjadi seperti ini seperti yang bapak-bapak lihat,” ungkap Sahusilawane kepada rombongan Komisi III, Rabu (5/11).

Dikatakan, semenjak dirinya diangkat sebagai Kepala UPTD ini dirinya pernah menyampaikan permintaan namun tidak ada respon sedikitpun dari pemkot bahkan hingga saat ini untuk melakukan pengujian kendaraan­pun dilakukan secara manual.

 “Kami sudah berkali-kali minta bantuan tapi sama saja tidak direspon sehingga kami harap bisa ada perhatian sedikit dari pemkot bagi kami,” ujarnya

Sementara itu dite mpat yang sama Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Rofik Affifudin mengaku, dirinya sangat menyesali sikap pemkot, sebab kantor yang menghasilkan PAD setiap tahun sangat besar dibiarkan terbengkalai begitu saja.

“Saya heran masa kantor yang menghasilakn PAD tidak diperhatikan sama sekali nanti untuk kantor yang tidak menghasilakn PAD dibangun dengan mewah, untuk itu kami akan desak pemkot agar bangunan kantor ini harus secepatnya direhab,” tegas Affifudin.

Menurutnya, jika kantor itu direhab maka Dishub akan mendapatkan penghasilan yang cukup besar dari penghasilan uji kendaraan.

“Coba diprediksikan sekitar RP 4,35 milyar dan dana itu dari APBD,  pada tahun 2015 itu dari perhubungan targertkan itu Rp 1,75 milyar  penghasilanya yang mana naik 1,95 persen itu kami optimis akan mencapai itu yang mana Rp. 1,3 milyar /tahun, jadi kantor ini harus direhab keseluruhannya,” tandasnya. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon