Olahraga ›› Kalah, Pelauw Putra Tetap Bangga

Kalah, Pelauw Putra Tetap Bangga


Ambon - PS Pelauw Putra gagal melaju ke babak 32 besar zona 8 Piala Indonesia 2018 setelah dikalahkan Persipura Jayapura dengan skor 0-2, di Stadiun Mandala Remaja Karang Panjang Ambon, Selasa (18/12).

Sebanyak 3500 orang tumpah ruah memadati tribun Stadiun Mandala Remaja Karang Panjang untuk memberikan semangat bagi tim PS Pelauw Putra. Nama besar Persipura tak menyurutkan semangat suporter. Yel-yel PS Pelauw Putra disuarakan sepanjang jalannya pertandingan.

Menghadapi PS Pelauw Putra, Persipura Jayapura bermain dengan kekuatan terbaiknya. Sedangkan Pelauw Putra sebagai tim Liga 3, diluar dugaan bermain agresif dan berani menyerang ke jantung pertahanan Persipura yang diasuh Alan Haviludin itu.

Pertandingan yang dipimpin oleh Kasman, wasit asal Kabupaten Gowa Sulsel ini berlangsung seru.

Dalam pertandingan tersebut, tim Persipura mendapatkan beberapa peluang di menit-menit awal melalui pemain Basna, namun eksekusi akhir buruk, karena kondisi lapangan yang membuat Persipura gagal menciptakan gol.

Sedangkan Pelauw Putra tidak mau kalah, berulang kali para pemain PS Pelauw Putra berusaha mengobrak-abrik pertahanan lawan namun gagal mencetak gol. Persipura akhirnya mencetak gol pertama melalui sundulan Marsel Kararbo dimenit 34. Sukses mencetak gol pertama, Persipura berani bermain agresif. Dimenit ke 37 Gunansar Mandowen mencetak gol kedua melalui sepakan melengkung yang gagal di antisipasi oleh kiper Pelauw Putra Karimdin Angkotasan. Skor 0-2 berakhir hingga akhir babak pertama.

Dibabak kedua PS Pelauw Putra mencoba untuk meningkatkan serangan ke jantung pertahanan lawan, namun sayang beberapa peluang gagal dicetak oleh tim PS Pelauw Putra.

Sebaliknya beberapa peluang emas yang diraih Persipura juga gagal. Hingga usai pertandingan skor 0-2 bagi kemenangan Persipura Jayapura. Manager PS Pelauw Putra Halid Latuamury mengatakan, suatu kebanggaan bagi timnya bisa melakoni pertandingan melawan Persipura Jayapura, karena diketahui Persipura Jayapura mempunyai nama besar di kancah sepakbola nasional bahkan internasional.

Ia berharap pertandingan kali ini, dapat menjadi motivasi bagi tim lain di Maluku untuk sama-sama membangkitkan sepakbola di Maluku.

“Kami berharap, ini menjadi awal bagi perkembangan sepekbola di Maluku, karena kita ketahui bahwa Maluku kaya akan bakat sepakbola,” kata Latuamury

Sementara itu, kapten kesebelasan PS Pelauw Putra Moda Talaohu mengatakan, pertandingan kali ini dapat menjadi motivasi bagi timnya untuk kedepan dapat berlatih lebih baik.

“Ini merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi kami, ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” kata Talaohu

Ia berharap, pertandingan kali ini menjadi motivasi bagi tim lain di Maluku, agar kedepan bisa membawa Maluku ke tingkatan yang lebih tinggi, guna mengharumkan nama Maluku baik di level nasional maupun internasional.

Asisten Manajer Persipura Jayapura Bento Madubun kepada wartawan mengapresiasi dan respek pertandingan yang mempertemukan PS Pelauw Putra dan Persipura Jayapura.

Menurutnya dilihat dari pola dan mental pertandingan, PS Pelauw Putra sangat baik, hal ini buktikan pada saat menit awal PS Pelauw Putra sudah bermain agresif dan membuat kewalahan tim sekelas Persipura Jayapura.

“Ini artinya mental dan pola mereka sangat luar biasa, mereka sudah sangat baik, namun sangat disayangkan tidak didukung dengan infrastruktur. Ini harus ada perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk membenahi fasilitas sarana pendukung, misalnya seperti lapangan,” kata Madubun

Ia mengatakan, anak-anak Maluku sangat berbakat dalam dunia sepakbola hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi yang diraih dalam kancah pesepakbolaan di Indonesia bahkan internasional, namun sayang kurang ada perhatian pemerintah sehingga kebanyakan anak muda Maluku berkiprah di tanah rantau.

“Kalau mereka dikumpulkan, mungkin Maluku bisa membuat tim sampai empat dan bisa berprestasi, tapi fasilitas seperti ini, maka sepakbola Maluku tidak akan maju, ini sangat disayangkan, karena bakat yang dimilik oleh talenta Maluku tidak ditunjang, padahal di daerah-daerah lain lagi berpacu untuk memajukan sepakbola,” kata Madubun

Ketua Asprov Maluku Sofyan Lestaluhu mengatakan, pertandingan yang mempertemukan PS Pelauw Putra dan Persipura Jayapura merupakan momentum untuk melahirkan pemain-pemain yang berkualitas untuk mengharumkan nama Maluku di tingkat naional, namun masih terganjal masalah infrastruktur.

“Kita harap agar pemerinath dapat melihat infrastruktur sepakbola di Maluku misalnya seperti Stadiun Mandala Remaja Ambon, agar kedepan pertandingan kedepan tingkat nasional bisa dilaksanakan di Kota Ambon,” kata Lestaluhu.

Ia mengaku, sebelumnya Asprov Maluku telah melakukan komunikasi dengan pihak Pemprov maupun Kemenpora, untuk memperbaiki infrastruktur Stadiun Mandala Remaja Karpan, namun belum ada respon.

“Memang secara struktur bangunan sudah bagus, namun kasian lapangan tidak bagus, jadi mohon dukungan dari semua stakeholder lapangan bisa dibenahi,” kata Lestaluhu.

Padahal menurut Lestalhu, Asprov Maluku telah ditetapkan menjadi Asprov percontohan terbaik di Indonesia.

“Kita masuk dalam empat besar asprov terbaik di Indonesia bersama dengan Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Maluku Papua, olehnya itu saya harap pemerintah melihat ini, dengan memback up sejumlah tim di Maluku,” pungkasnya. (-44)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon