Daerah ›› Kakanwil Kemenkumham Curhat ke Gubernur

Kakanwil Kemenkumham Curhat ke Gubernur


Ambon - Kakanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Maluku Priyadi menyampaikan curahan hatinya (Curhat) kepada Pelaksana tugas Gubernur Maluku Zeth Sahuburua.

Curhat yang disampaikan Kakanwil ini terkait dengan gedung yang ditempati Kanwil Maluku selama ini di kawasan Talake sudah tak layak lagi ditempati, sebab gedungnya sudah termakan usia sehingga konstruksi bangunannya juga sudah tak kuat menahan goncangan. 

“Kita ingin minta bantuan dari pak gubernur karena lokasi kantor kita sekarang sudah tidak bisa digunakan dan diharapkan ada kebijakan dari pemprov,” ungkap Priyadi kepada wartawan di Kantor Gubernur usai bertemu dengan gubernur, Senin (16/4).

Dijelaskan, gedung kantor ini dinyatakan tak layak lagi ditempati, disebabkan karena pada dua pekan kemarin saat Ambon diterjang angin kencang gedung ini bergoyoang-goyang seperti ada gempa.

“Awalnya kita pikir karena gempa sebab gedung kantor kita bergoyang tiga kali tapi setelah dicek ke BMKG ternyata tidak ada germpa, sehingga saya perintahkan langsung kosongkan kantor tersebut,” jelasnya. 

Menurutnya, gedung kantor tersebut sudah ditempati sejak 32 tahun lalu dan setelah dilakukan uji kelayakan bangunan oleh pihak Dinas PU Maluku, ternyata dari hasil uji kelayakan rekomendasi yang dikeluarkan oleh pihak PU adalah gedung kantor tersebut dinyatakan sudah tidak layak lagi ditempati.

Berdasarkan rekomendasi itu, maka pihaknya telah menginstruksikan para pegawainya untuk memindahkan semua peralatan kantor ke rumah dinas Kanwil Kemenhum HAM Maluku di kawasan Karang Panjang.

“Jadi untuk kepala kantor dan unit pelayanan publik dilakukan di rumah dinas, sedangkan divisi pemasyarakatan ditempatkan di Lapas Nania sedangkan divisi imigrasi menempati ruangan Kantor Imigrasi di Kudamati,” tuturnya.

Walaupun dengan kondisi yang dihadapi mereka saat ini, namun pihaknya tidak ingin pelayanan publik mengalami terganggu, sehingga pihaknya tetap membuka pelayanan kepada masyarakat.

Agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu, maka pihaknya mendatangi gubernur untuk minta bantuan pemprov berupa peminjaman gedung untuk digunakan sebagai kantor sementara.

“Dengan keberadaan teman-teman yang dipindahkan ke Lapas dan Imigrasi itu bagus karena sekaligus kita memantau kegiatan disana, sebab selama ini karena lokasinya jauh mungkin pengawasan sedikit bermasalah,” tandasnya.

Ditambahkan, dari pertemuan itu juga gubernur berjanji akan meresponnya dalam waktu dekat ini agar seluruh staf Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku dapat beraktivitas seperti biasanya. “Kita berharap apa yang kita sampaikan itu bisa terwujud karena direspon positif oleh pak gubernur,” pungkasnya. (S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon