Pendidikan ›› Kakanwil Kemenag Ingatkan Bahaya Pornografi Wisuda Santri TPQ Buru

Kakanwil Kemenag Ingatkan Bahaya Pornografi


Ambon - Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Fesal Musaad mengungkapkan Indonesia menjadi pengakses konten porno tertinggi di dunia.

Musaad mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan pada wisuda 1.653 santri TPQ yang berlangsung di Lapangan Pattimura Namlea, Sabtu (11/11). Wisuda santri ini turut dihadiri Anggota DPD RI, Anna Latucosina.

Ia menjelaskan sesuai data cyber crime Polri tahun 2016 ternyata Indonesia merupakan negara pengakses konten porno tertinggi di dunia.

Ia mengaku yang  disampaikan ini adalah fakta. “Yang saya sampaikan ini riil. Kita pengakses konten porno tertinggi di dunia,” jelasnya

Karena itu , katanya, kini dibutuhkan penguatan agar anak didik menjadikan nilai agama sebagai tameng menghadapi kemaksiatan di dunia maya.

“Semakin masifnya pornografi dan porno aksi adalah salah satu tantangan dunia pendidikan kita saat ini. Karena itu mari kita jadikan agama sebagai benteng, sebagai filtrasi sekaligus pagar agar anak-anak selamat di dunia dan akhirat,” katanya.

Musaad juga mengulas ada beberapa tantangan serius yang harus dihadapi para orang tua dan dunia pendidikan. Tantangan ini turut membuatnya risau dan gelisah.

“Tantangan tersebut diantaranya semakin maraknya peredaran narkoba. Saat ini penyalahgunaan narkoba sudah mencapai lima juta orang. Bahkan sempat viral di medsos, kalau permen narkoba itu sudah siap edar di sekolah dasar. Ini berbahaya, “ungkapnya.

Selain itu, katanya, juga meningkatnya kriminalitas. Aktor kriminalnya banyak yang berpendidikan tinggi. “Saya juga sempat terpukul dengan satu peristiwa di SBT, guru agama perkosa anak delapan tahun hingga tewas. Apakah aktor itu berpendidikan rendah? Tidak. Tapi moralnya rendah. Kita mengutuk itu semua,” kecam Fesal.

Ia ikut menyebut tentang tantangan globalisasi yang melahirkan persaingan tenaga kerja. Tahun 2019 ada pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Bisa saja PRT dari Kamboja, siapa tahu nanti sopir kita dari Vietnam. Tantangan itu perlu disikapi dengan  memperkuat pendidikan agama.

Musaad juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Buru bersama tokoh agama, lebih khusus lagi pengasuh TPQ atas terselenggaranya wisuda santri TPQ yang ketiga ini.

“Semoga mereka menjadi generasi yang super hebat, calon pemimpin di masa depan. Hebat ipteknya, hebat agamanya. Hebat ahlak dan moralnya,” ujarnya.

Menurutnya, Bumi Bupolo ini akan menjadi negeri yang darul ihsan, negeri yang maju dan sejahtera.  “Memang sangat berhasil Gerakan Masyarakat Bupolo Gemar Mengaji. Ini kejutan. Kejutan bukan hanya untuk Propinsi Maluku, tetapi juga kejutan untuk Indonesia. Yakin pasti akan menjadi pusat pertumbuhan ilmu dan peradaban,”  ungkapnya. (S-31)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon