Kriminal ›› Kakak Beradik Aniaya Warga Eri Hingga Tewas

Kakak Beradik Aniaya Warga Eri Hingga Tewas


Ambon - Warga Dusun Eri , Desa Nusaniwe, Kota Ambon, C Peea (36),  dianiaya dua warga setempat hingga tewas.

Kedua pelaku pengania­yaan yaitu F Latukolan alias FL (29) dan G Latukolan alias GL (28).

Keduanya menganiaya korban pada Jumat (4/5),  di depan Gedung Serba Guna Eri sekitar pukul 22.30 WIT. Kedua pelaku yang adalah kakak beradik itu saat melancarkan aksinya kepada korban sudah dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.

Korban dicegat kedua pelaku ketika dalam perjalanan pulang bersama sang istri, D Peea (33).

Menurut Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy, dari penjelasan istri korban, saat itu mereka baru kembali dari rumah orang tuanya di Desa Tawiri Kecama­tan Teluk Ambon.

Bersama orang tua, anak dan istri korban menggunakan kendaraan roda empat pulang ke Eri. Ketika sampai di tempat kejadian perkara, tepatnya di jalan raya Eri, mobil yang dikemudikan korban dicegat pelaku FL yang sudah dalam kondisi mabuk berat, sementara pelaku GL berada di tengah jalan.

Karena merasa terhalang, korban membunyikan klakson mobil dengan maksud agar pelaku GL yang posisi di tengah jalan itu menepi ke samping jalan. Karena pelaku GL tidak menghiraukan klakson, korban pun turun dari mobil dan menegur pelaku.

Saat menegur itulah pelaku FL langsung balik  memukul korban. Korban berusaha melayani undang­an pelaku sehingga terjadi perkela­hian. Sayangnya, FL dibantu adik­nya GL sehingga korban tidak bisa melayani keduanya.

Korban sempat kembali naik ke mobil,  dan ingin meninggalkan lo­kasi. Namun saat bersamaan, korban  melihat ayahnya kembali dianiaya dua pelaku itu sehingga korban turun dari mobil dan membantu ayahnya. Korban akhirnya dianiaya hingga terjatuh. Kedua pelaku  kem­bali menghantam korban dengan menggunakan kayu. Korban tak sadarkan diri.

“Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ambon. Namun, karena luka cukup serius korban meninggal dunia. Keluarga korban langsung menuju Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease untuk melapor­kan kejadian naas tersebut,” jelas Kaisupy.

Dikatakan, laporan polisi itu diterima Polres Ambon dengan Nomor : LP/374/V/2019/Mal/Res Ambon, tanggal 04 Mei 2019. Pihak kepolisian bekerja cepat dan langsung personil Buser Satuan Reskrim Polres Ambon dan Pulau-pulau Lease dipimpin KBO Ipda Iqbal Satya Bimantara, dan personil Resmob Polda Maluku diipimpin Ipda Richardo Suryawan, berhasil mengamankan kedua pelaku.

“Penyidik Satuan Reskrim telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga  saksi. Kedua pelaku telah dite­tapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di Rutan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease,” ung­kap Kaisupy. .

Kedua tersangka terancam dipi­dana sebagaimana dimaksud dalam  pasal 351 ayat (3) KUHPidana. “Barang bukti yang disita yakni 4 potong kayu dan 1 buah batu,” ujar Kaisupy. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon