Hukum ›› Kadis Pariwisata & Kebudayaan Malteng Jadi Tahanan Kota Korupsi Dana Pesparawi

Kadis Pariwisata & Kebudayaan Malteng Jadi Tahanan Kota


Ambon - Kejari Masohi menjadikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malteng, Bram Toisuta sebagai tahanan kota dalam kasus dugaan korupsi dana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Provinsi Maluku VIII tahun 2011 senilai Rp 1.375.000.000, Kamis (18/2).

Saat penyelenggaraan Pesparawi, Toisuta menjabat Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil dan dipercayakan sebagai ketua seksi perlengkapan dan dekorasi.

Toisuta diberi tahanan kota sekitar pukul 10.00 WIT, setelah penyidik Polres Malteng menyerahkan tersangka dan barang bukti atau tahap II ke Kejari Masohi.

Kepala Kejari Masohi, Robinson Sitorus mengatakan, penahanan Toisuta sudah sesuai prosedur.

Alasan jaksa memberi Toisuta tahanan kota karena ia sementara menjalankan tugas dan telah mengembalikan kerugian negara Rp 200 juta dari total kerugian negara Rp 300.065.000.

“Yang bersangkutan kita hanya jadikan sebagai tahanan kota sementara menjalani tugas sebagai kadis dan telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 200 juta,” ujar Sitorus kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Jumat (19/2).

Sitorus menambahkan, jaksa akan menyusun rencana dakwaan (rendak)  agar berkas Toisuta secepatnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Ambon.

Dalam penyelidikan dan penyidikan, penyidik Reskrim Masohi menemukan mark up dana seksi perlengkapan dan dekorasi. Berdasarkan hasil penghitungan BPKP Perwakilan Maluku negara dirugikan Rp 300.065.000. (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon