Pendidikan ›› Juni, Unpatti Terima Mahasiswa Pertambangan

Juni, Unpatti Terima Mahasiswa Pertambangan


Ambon - Untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Maluku untuk mengelola salah satu blok migas terbesar di Indonesia bahkan dunia yang ada di daerah ini yakni Blok Masela, maka dipastikan pada bulan Juni tahun ini, Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon akan membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru jurusan minat pertambangan.

Penerimaan mahasiswa baru minat pertambangan ini dilaksanakan sambil menunggu dibukannya Fakultas Pertambangan. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Kemenristek dan Dikti yang baru diterbitkan pada, Kamis (7/4).

“Sudah ada SK dari kementerian, kalau di bulan Juni nanti, kita sudah bisa terima mahasiswa baru. Namun masih untuk minat pertambangan, karena untuk Fakultas Pertambangan itu masih perlu waktu dan waktunya tidak singkat,” tandas Rektor Unpatti, Marthinus Sapteno, kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Kamis (7/4).

Dijelaskan, jurusan minat pertam­bangan ini, sementara waktu akan berada di bawah naungan Fakultas Teknik sebelum disahkan menjadi Fakultas Pertambangan. Bukan hanya itu, penerimaan mahasiswa baru nantinya akan diberlakukan secara khusus, karena mereka akan disiapkan untuk mengelola blok migas abadi yakni blok masela.

Untuk para dosen yang diperuntukan untuk mengajar pada jurusan ini juga berasal dari Intitut Teknologi Bandung (ITB),  Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI) serta beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia. Ini merupakan kesepakatan antara Pemprov Maluku dengan pihak Kementristek dan Dikti.

“Selain para dosen yang didatang­kan dari beberapa universitas ternama di negera ini, dosen asal Unpatti juga tetap ada. Untuk sementara sambil persiapkan para dosennya, maka akan ada 30 tenaga dosen akan ikut pelatihan pada perusahaan tambang minyak negara CEPU selama satu bulan lebih,” jelasnya.

Dikatakan,  30 dosen yang akan ikut pelatihan ini berasal dari fakultas Teknik dan F-MIPA, mereka akan diberangkatkan menuju lokasi pelatihan pada 13 April nanti. Bukan hanya itu, di bulan Juni 2016 juga, Program Pendidikan di Luar Domisili yang bertempat di Dobo Kabupaten Kepulauan Aru khusus untuk program study pertambangan juga akan dibuka.

“Kita sudah siapkan ini semua dari tahun 2015. Pemerintah pusat memang mendukung, dan Puji Tuhan hari ini, ada keputusan yang mem­bahagiakan dari Dirjen Dikti yang menyatakan kalau Juni 2016, Unpatti, dan Program Pendidikan di Luar Domisili sudah bisa menerima maha­siswa baru khusus minat pertamba­ngan,” tukasnya.

Menurutnya, bukan hanya di Unpatti, namun Politeknik Negeri juga di bulan Juni 2016, akan membuka jurusan pertambangan untuk Diploma-1, Diploma-2 dan Diploma-3. Sehingga tepat waktunya, generasi Maluku siap untuk membangun dan ikut mengelola blok migas ini. “Kita sudah siap dan mantap untuk menyiapkan SDM yang berkualitas untuk kelola Blok Masela nantinya,” tegasnya.

Namun, tambah rektor,  itu bukan berarti Fakultas Pertambangan tidak ada. Fakultas Pertambangan tetap akan ada, namun masih berproses. Sementara untuk, menetapkan jumlah mahasiswa yang diterima hal tersebut belum dibicarakan, karena semuanya masih dalam proses, yang terpenting ialah, pada bulan Juni nanti, sudah ada penerimaan mahasiswa baru.(S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon