Politik ›› Jelang Pilkada Serentak, PDIP Gelar Rakornas Bapilu

Jelang Pilkada Serentak, PDIP Gelar Rakornas Bapilu


Ambon - Menjelang pilkada serentak 2017, Badan Peme­na­ngan Pemilu (Ba­pilu) PDIP) meng­gelar rapat koordi­nasi nasional (rakor­nas) DPD dan DPC yang akan mengge­lar pilkada termasuk lima DPC di Maluku.

Rakornas tersebut digelar di Kantor De­wan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Lenteng Agung, Jakarta, pada Kamis (26/5/2016).

Kepada Siwalima melalui telepon selulernya, tadi malam Ketua Bapilu DPC PDIP Mal­teng, Zeth Latukarlutu menje­laskan rakornas digelar karena PDIP harus mengetahui ke­siapan pilkada dari DPC maupun DPD PDIP yang akan melaksanakan pilkada.

“Rakornas dihadiri oleh semua Bapilu DPC dan DPD PDIP yang akan melaksa­nakan pilkada di tahun 2017. Kita mendengar arahan-ara­han dari DPP dan juga mela­porkan bagaimana perkemba­ngan proses serta kesiapan pilkada di daerah,” jelasnya.

Dikatakan, acara akan digelar selama dua hari dan ajang rakornas tidak akan digunakan untuk pengam­bilan keputusan tertentu na­mun hanya membahas hal-hal yang sifatnya koordinatif saja.

“Khusus DPC Malteng, kita telah melaporkan kesiapan pilkada sampai sejauh ini dan struktur pemenangan pilkada telah kami bentuk. Tinggal bagaimana rekomendasi dike­luarkan dan kami siap meme­nangkan kandidat yang akan diusung,” tandasnya.

Rakornas tersebut dibuka oleh Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDI-P Bambang Dwi Hartono dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI-P Teras Narang.

“Ini merupakan rakornas perdana untuk mengecek kesiapan Bapilu di tujuh De­wan Pimpinan Daerah (DPD) dan 94 Dewan Pimpinan Ca­bang (DPC) menjelang Pilkada serentak 2017. Dan kerja partai tak hanya berhenti di sini, kami akan melakukan penge­cekan langsung ke 101 daerah untuk mengecek perkem­bangan dari rakornas ini,” ujar Bambang saat membuka acara.

Bambang mengatakan hingga saat ini kendala yang dihadapi PDI-P adalah mi­nimnya DPD dan DPC yang berinisiatif melakukan survei internal untuk kemudian menyerahkan hasil survei tersebut ke DPP.

“Padahal hasil survei itu penting bagi DPP untuk menentukan siapa calon yang bisa diusung di daerah,” tandasnya.

Ia pun mengingatkan ke­pada seluruh perwakilan Ba­pilu dari daerah yang datang bahwasannya realisasi target pemenangan di Pilkada serentak 2017 ini lebih berat.

“Di 2017 sesuai amanat kongres, target kami meme­nangkan 60 persen daerah dari total 101 daerah yang me­nggelar Pilkada, modalnya hanya 20 persen daerah yang kami punya calon petaha­nanya, kalau 2015 kami masih punya modal 30 persen dari total 269 daerah yang me­nggelar Pilkada,” papar dia.

Hal senada disampaikan pula oleh Teras Narang. Dia mengatakan realisasi target pemenangan tersebut bergantung dari efektif dan efisiennya koordinasi antara Bapilu pusat dan seluruh daerah yang tengah menggelar Pilkada di 2017 nanti.

“Koordinasi jangan diartikan sekadar kopi, rokok, dan nasi. Harus ada hasil yang jelas berupa arahan teknis yang jelas, bukan sekadar kumpul saja,” ucap Teras saat membuka rakornas tersebut. (S-42)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon