Politik ›› Jelang Pilkada, KPU Buru Rampungkan Persiapan

Jelang Pilkada, KPU Buru Rampungkan Persiapan


Namlea - KPU Kabupaten Buru menyatakan sudah melakukan berbagai persiapan guna menyelenggarakan pilkada 15 Februari 2017.

Dipastikan hari ini, Rabu (15/2), warga akan berbondong-bondong mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya.

“Berbagai persiapan telah dilakukan secara matang. Artinya, segala persiapan pelaksanaan mulai dari proses pencoblosan ampai ke pungut hitung pada 15 Februari 2017 sudah tidak ada persoalan,” tandas Ketua KPU Buru, Munir Soamole kepada Siwalima di Namlea, Selasa (14/2).

Menurutnya, kesiapan akhir pelaksanaan tahapan Pilkada Buru secara umum telah berjalan baik dan kondusif. “Saat ini kita tunggu besok saja untuk masyarakat datang ke TPS masing-masing untuk menggunakan hak suaranya,” ujar Soamloe.

Begitu pun terkait logistik Pilkada katanya, juga telah didistribusikan dengan baik. Proses pengamanan melekat dari jajaran kepolisian hingga ke 259 TPS yang tersebar di 10 Kecamatan. 

“Alat kelengkapan tempat pemungutan suara telah seluruhnya selesai dan berada di lokasi TPS. Formulir C6 sudah terbagi ke pemilih. Untuk pemilih difable KPU pun menyediakan alat bantu bagi tuna netra di masing-masing TPS. TPS reguler juga kami siapkan bagi pemilih yang sedang menjalani tahanan di rutan. Sedangkan pemilih yang sedang dirawat di RS maupun Puskesmas, KPU akan melayaninya dengan menggunakan TPS yang berada dekat atau sekitar Rumah Sakit dengan menggunakan sisa dan surat suara cadangan,” katanya.

Soamole menjelaskan, jajarannya telah membangun koordinasi yang baik dengan semua stakholder maupun aparat pengamanan demi suksesnya pelaksanaan pemungu­tan suara. “Koordinasi ini sangat penting untuk melakukan evaluasi tahap demi tahap pelaksanaan pilkada buru,” jelasnya.

Ketua KPU ini juga menyebutkan, bagi warga yang belum mendapatkan undangan memilih maka warga bisa menggunakan e-KTP yang tidak terdaftar dalam DPT dapat menggunakan surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil, dengan catatan memilih di daerah asal atau tempat tinggal.

Dijelaskan bagi pemilih yang belum menerima formulir C6 tak perlu khawatir karena petugas sementara melaksanakan proses distribusi.

“Jika sampai H-1 hari ini pemungutan suara belum juga mendapatkan pemberitahuan pemilih bagi yang terdapat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maka hal itu bisa melaporkan ke petugas terdekat,” jelasnya.

Begitu pun pemilih yang menggunakan Suket (Surat Keterangan) memilih yang direkomendasikan Dinas Catatan Sipil juga bisa menyalurkan hak politiknya pada proses pemungutan suara.

Di tempat terpisat, Wakapolres Pulau Buru Kompol Irvan Reza menegaskan, pengamanan pelaksanaan pilkada serentak hingga hari terakhir sampai besok sudah dilakukan dengan baik.

Menurut dia, tidak ada kasus yang menonjol selama pengamanan pilkada yang akan digelar di 10 Kecamatan Kabupaten Buru itu.

“Kalau permasalahan kecil sudah bisa dilakukan penanganan dengan segera,” kata Reza kepada Siwalima di Namlea, Selasa (14/2).

Reza tak menampik ada sejumlah daerah yang rawan konflik. Dia menyebutkan, antara lain, di Kecamatan Namlea, Kecamatan Waeapo dan Kecamatan Air Buaya. “Namun kita tidak bisa pungkiri bahwa di semua kecamatan di Kabupaten Buru ini pasti memiliki rawan konflik. Namun kita pastikan akan terus mewaspadai sehingga proses pilkada berjalan dengan lancar, aman dan damai,” jelasnya.

Irvan juga menegaskan, Polres Buru pun sudah mem-back up pengamanan di seluruh TPS dan PKK yang tersebar di seluruh Kabupaten Buru.

“Bahkan sebelum H - 7 kita sudah kirimkan anggota polres sebanyak 213 pasukan ke masing-masing TPS yang tersebar di 259 TPS di 10 kecamatan untuk menambah pasukan yang telah tempatkan sebelumnya untuk pengamanan jalannya proses pilkada,” tandasnya. (S-44)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon