Hukum ›› Jaksa Terima SPDP Tersangka Aborsi

Jaksa Terima SPDP Tersangka Aborsi


Ambon - Kejari Ambon telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidi­kan (SPDP) atas nama Frali Hatuleli dan Silvalina Lekatompessy, ter­sang­ka kasus aborsi. “SPDP dite­rima Senin (3/4) dari penyidik Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, diharapkan perkara ini bisa segera dituntaskan dan berkasnya dilimpahkan untuk diteliti,” ungkap Kasi Pidum Kejari Ambon, Syahrul Anwar, kepada Siwalima, di Kantor Kejari Ambon, Selasa (4/4).

Untuk diketahui, akibat mengu­burkan janin, Frali Hatuleli, warga Karpan Jalan Baru RT 003/RW 004 Kelurahan Waihoka Kecamatan Siri­mau Kota Ambon diringkus polisi. Ia diringkus Selasa (28/3), sekitar pukul 12.35 WIT di Halte Bus depan Hotel Sahabat.

Polisi mengetahui hal itu dari warga Karpan Jalan Baru. Menurut Kapolsek Sirimau AKP Meity Jacobus, informasi pria 22 tahun itu menguburkan janin bayi tepatnya di bawah pohon pisang belakang rumah Mama Do tetangganya Selasa (28/3) sekitar pukul 09.00 WIT.

“Dari keterangan saksi Loly Iwa­mony, sekitar pukul 09.00 WIT dirinya pergi ke rumah Mama Do dengan tujuan untuk meminjamkan parang. Tiba di sana Mama do berkata kepada saksi bahwa kemarin (Senin-Red) Frali mendatanginya untuk meminjam lingis dan terlihat sementara menanam sesuatu tepat­nya di bawah pohon pisang kebun miliknya,” jelas Jacobus kepada wartawan Selasa (28/3).

Jacobus melanjutkan, setelah saksi Loly mendengar penjelasan Mama Do, saksi kemudian pulang dan menyampaikan kepada suaminya. Selanjutnya saksi bersama suaminya pergi menuju tempat yang dimaksud dengan tujuan mengecek apa yang di tanam oleh pelaku.

Setelah melakukan pengalian, pa­sangan suami istri ini menemukan bungkusan plastik berwarna merah-hitam dan mengeluarkan bau busuk. Ketika diperiksa ternyata janin bayi itu dibungkus di dalam pembalut wanita.

Kaget dengan temuannya, para saksi kemudian melaporkan apa yang didapati ke Polsek Sirimau. Usai mendapat laporan, polisi bersama saksi pergi untuk mencari tersangka dan menemukan yang bersangkutan di halte depan Hotel Sahabat sekitar pukul 12.35 WIT.

Selanjutnya sekitar pukul 14.10 WIT, anggota Polsek Sirimau dipimpin kapolsek turun ke TKP dan mengangkat janin tersebut untuk kemudian di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara serta mengamankan barang bukti berupa satu buah linggis yang digunakan tersangka menggali tanah untuk menguburkan janin.

Menariknya, hasil pemeriksaan, tersangka mengaku janin tersebut milik mantan pacarnya  Silvalina Lekatompessy (18) warga Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.

Tersangka Frali mendatangi Silvalina mantan pacarnya  itu Kamis (23/3). Kemudian Silvalina memberitahukan kalau ia dihamili pacarnya Rocky Tosil yang sudah berangkat ke Saumlaki mencari pekerjaan. 

Mendengar hal itu, baik Frali maun Silvalina yang sudah dimabuk asmara sepakat untuk menggugurkan kandungan yang ada di dalam perut Silvalina. Usai menggugurkan Silvalina meminta pelaku untuk mengantarnya ke Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan tujuan berangkat ke Dobo Kabupaten Kepulauan Aru menemui ibunya.  (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon