Hukum ›› Jaksa Periksa Sejumlah Tim Teknis PLN

Jaksa Periksa Sejumlah Tim Teknis PLN


Ambon - Jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku telah memeriksa tim teknis PT. PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara dan PLN Cabang Ambon.

Tim teknis ini diperiksa oleh Jaksa I G. Eka di ruangan staf Pidana Khusus (pidsus) Kejati Maluku pada Rabu (30/3).

Pemeriksaan tim teknis PLN ini sebagai saksi terkait dugaan korupsi proyek pemasangan transmisi listrik di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku tahun 2007 senilai Rp 51 milyar.

"Kalau untuk tersangka kita masih akan periksa lagi. Sekarang kita sementara periksa tim teknis dari PLN sebagai saksi terkait kasus tersebut," terang Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Maluku, M. Natsir Hamzah kepada Siwalima, Rabu malam usai penahanan Kepala Dinas Periwisata SBB Sabtu Namadullah dan kontraktor Hazan Tutupoho, yang terlibat kasus korupsi dalam proyek pengembangan pariwisata dan paket wisata unggulan di Pulau Marsegu, Piru tahun 2007-2008 senilai Rp 1,5 milyar lebih.

Ditanyakan soal nama-nama tim teknis PLN yang diperiksa, Aspidsus enggan menyebutkannya, dengan alasan tidak mengingatnya.

Dalam kasus ini, Kejati Maluku telah menetapkan pimpro June Pattikawa sebagai tersangka, setelah tim penyidik menggelar ekspos kasus ini pada Selasa (23/11) tahun lalu.

Penetapan Pattikawa sebagai tersangka diperkuat dengan berbagai bukti dan peme­riksaan sejumlah saksi serta hasil peninjauan langsung tim penyidik di lokasi proyek, salah satunya di Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Kesalahan yang dilakukan Patti­kawa, di antaranya tidak melaksana­kan Tugas Pokok dan Fungsi (Tu­poksi) kerjanya sebagai pimpro atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan sebaiknya.

Pekerjaan pemasangan transmisi listrik tersebut sudah se­harusnya selesai pada tahun 2007, dan anggaran sudah dicairkan 100 persen, namun ternyata baru dise­lesaikan pada tahun 2008.

Setelah sejumlah data-data pro­yek diverifikasi, tim penyidik menemukan nilai kerugian negara sebesar Rp 3 milyar. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon