Hukum ›› Jaksa Periksa Ketua Pesparani SBB Jadi Saksi Korupsi Bansos

Jaksa Periksa Ketua Pesparani SBB Jadi Saksi Korupsi Bansos


Ambon - Penyidik Kejati Maluku memeriksa Sofian Sitepu, Ketua Pesta Paduan Suara Gerejani (Pespa­rani) Tingkat Kabupaten SBB Tahun 2011, Jumat (15/8) sebagai saksi kasus korupsi dana Bansos senilai Rp 11.632.114.743.

Sitepu diperiksa oleh penyidik Ricardo Sinaga dari pukul 11.00 hingga pukul 14.00 WIT.

“Kita sudah memeriksa salah satu saksi lagi sebagai penerima bantuan dana Bansos,” ungkap Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Bobby Palapia, kepada Siwalima, di ruang kerjanya, Jumat (15/8).

Disinggung soal materi pemeriksaan, Palapia enggan membeberkan dengan alasan rahasia penyidik.

Sebelumnya penyidik juga memeriksa Amelia Manuhua, Bendahara Pesparani Tingkat Kabu­paten SBB, Senin (11/8).

Selain Manuhua dan Sitepu, masih ada ratusan penerima dana Bansos yang akan diperiksa.

Untuk diketahui, dalam kasus korupsi dana Bansos Kejati Maluku telah menetapkan Kadis Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Ka­bu­paten SBB, DJ Kaisupy dan Bendahara Penge­luaran, Zamrud Tatuhey sebagai tersangka.

Kaisupy dan Tatuhey ditetapkan sebagai tersangka setelah jaksa melakukan ekspos di ruang kerja Kajati Maluku, I Gede Sudiatmaja, bersama dengan para asisten, koordinator, serta para kasi di jajaran Intel dan Pidsus, Selasa (15/4) lalu.

Dana Bansos senilai Rp 11.632.114.743 dialokasikan dalam ABPD Kabupaten SBB tahun 2011. Namun tak diguna­kan sesuai peruntu­kannya. Bahkan ada yang terindikasi fiktif. (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon