Hukum ›› Jaksa Bidik Proyek Pustu Adik Eks Bupati SBB

Jaksa Bidik Proyek Pustu Adik Eks Bupati SBB


Ambon - Kejari Seram Bagian Barat semen­tara membidik kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Puskesmas Pem­bantu (Pustu) ke Puskesmas di Uwen Pantai, Taniwel tahun 2016.

Proyek ini dikerjakan langsung oleh Johanis Puttileihalat, adik eks Bupati SBB, Jacobus F. Puttileihalat. Ia menggunakan bendera CV Sarana Teknik milik La Sale.

Selain kekurangan volume, diduga  ada mark up dalam proyek yang dibiayai APBD senilai Rp 1,1 miliar itu. 

Kasi Pidsus Kejari SBB, Jino Tala­kua kepada Siwalima, Sabtu (11/11), mengaku penanganan kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan sejak Oktober 2017 lalu.

“Jadi benar ada kasus du­gaan korupsi pemba­ngu­nan peningkatan Pustu ke Pus­kesmas di Uwen Pantai, Tani­wel. Itu  tahun 2016 senilai 1,1 mi­liar, kasus ini sudah naik pe­nyidikan bulan lalu. Me­mang ada mark up,” jelas Talakua.

Talakua mengatakan, tim penyidik sudah memeriksa 11 saksi. Pemeriksaan fisik yang melibatkan ahli Politeknik Negeri Ambon juga sudah dilakukan.

“Hasil pemeriksaan fisik ditemukan ada kekurangan volume dan mark up,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan SBB saat itu, Anis Tapa se­laku Kuasa pengguna Angga­ran yang kini menjabat Ke­pala Badan Korpri Pemkab SBB, dan PPTK Jein Pattimura juga sudah diperiksa.

“Mantan Kadis sebagai KPA sudah kita periksa, begitupun PPTK maupun kontraktor. Pemeriksaan fisik yang sudah dilakukan juga memperkuat bukti yang telah dikantongi jaksa. Pekerjaan tidak sesuai dengan anggaran itu. Kasus ini kita percepat dan segera dituntaskan,” tandas Talakua.

Sesuai hitungan tim pe­nyidik, indikasi kerugian negara dalam proyek itu Rp 200 juta lebih. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon