Visi ›› Inovasi Kepolisian

Inovasi Kepolisian


Polres Buru mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo disela-sela apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Polri se-Indonesia di Akademi Kepolisian, Semarang, Senin (9/10).

Polres yang dikomandoi AKBP Leo SN Simatupang menampilkan inovasi berupa bus posko mobile yang dipamerkan disela-sela apel yang diikuti oleh 546 kasatwil mulai dari pejabat utama Mabes Polri, Kapolda  dan Kapolres se-Indonesia.

Inovasi Polres Buru itu langsung dipuji Presiden Jokowi. Karena bus posko mobile merupakan inovasi baru yang diciptakan jajaran kepolisian yang terkoneksi dengan Polda Maluku dan Mabes Polri.

Bus tersebut memiliki fungsi yang sama sebagaimana layaknya Posko Statis di Polres yaitu sebagai pusat K3I (Kodal, Koordinasi, Komunikasi dan Informasi) yang dilengkapi dengan fasilitas ruang rapat, panel data Promoter, panel data, TV monitor, internet dan video conference yang terkoneksi dengan Polda Maluku dan Mabes Polri.

Selain itu, posko mobile juga dilengkapi dengan website Polres Buru guna memberikan akses keterbukaan informasi tentang polres dan jajaran di bidang pelayanan masyarakat serta sebagai sarana pengaduan interaktif antara masyarakat dan polisi guna terwujudnya pelayanan prima kepolisian.

Ada juga radio komunikasi berbasis android serta aplikasi pelayanan publik Kepolisian berbasis Android (Yanmas P2B) juga melengkapi fasilitas yang terdapat dalam posko mobile tersebut, sehingga mempermudah pelayanan kepada masyarakat terutama dalam pengurusan surat kehilangan, laporan kejadian, SKCK, SIM dan bantuan lainnya.

Jajaran Polri memang harus telah melakukan langkah-langkah inovatif karena kedepan memang harus meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi tingkat kepercayaan publik kepada Polri yang dinilai semakin baik, yakni berada pada peringkat empat.

Banyak hal yang dapat dilakukan Polri untuk memberikan pelayanan publik yang semakin baik. Tentunya semuanya harus dengan proses-proses digital yang cepat.

Untuk itulah diperlukan langkah-langkah inovatif agar jajaran Polri semakin mengukuhkan diri sebagai abdi utama bagi nusa dan bangsa, sebab kepercayaan masyarakat kepada Polri yang saat ini semakin terbentuk baik harus terus dijaga.

Kecepatan pelayanan dalam melayani masyarakat ini menjadi kunci bagi kepercayaan rakyat kepada Polri.

Haruslah diingat kepercayaan publik merupakan modal Polri menghadapi tantangan keamanan yang tidak lagi bersifat konvensional. Permasalahan yang akan dihadapi Polri, akan terus berkembang, terutama kejahatan transnasional, seperti aksi teror, kejahatan siber dan narkotika. Untuk itulah langkah-langkah inovasi harus terus dilakukan. (*)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon