Pendidikan ›› Hidup Orang Basudara Segera Masuk Kurikulum Dindik

Hidup Orang Basudara Segera Masuk Kurikulum Dindik


Ambon - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Ambon berencana me­nerap­kan mata pelajaran ‘Hidup Orang Basidara’ dalam kurikulum untuk diimplikasikan bagi para siswa di Kota Ambon.

“Dindik Kota Ambon terus berupaya untuk berbenah guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Ambon. Ini merupakan upaya meningkatkan pendidikan di Ambon, maka kita berencana membuat mata pelajaran yang khusus terkait Hidup Orang Basudara bagi para siswa,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Benny Kainama saat menghadiri kegiatan Maluku Anti-Coruption Forum yang dimotori oleh International Republican Institute (IRI) Rabu (12/4).

Menurutnya, pelajaran ini sangat penting, yang tujuannya untuk me­numbuhkembangkan rasa persau­da­raan yang selama ini menjadi bu­daya hidup orang Maluku. Budaya hidup orang Maluku yang sangat dikenal dengan adat istiadat pela-gandong, terus tertanam bagi ge­nerasi khususnya para siswa-siswi di Kota Ambon.

“Pelajaran ini sangat penting untuk dimaknai oleh siswa-siswi yang berada di Kota Ambon. Dan ini juga bisa menjadi contoh bagi kabupaten/kota di Maluku untuk ditiru,” jelasnya.

Selain pelajaran hidup orang basudara, Dinas Pendidikan Kota Ambon juga berupaya agar seluruh tenaga pendidik dapat menguasai Informasi dan Teknologi (IT). Ka­rena, perkembangan ilmu pendidi­kan dan teknologi yang sangat maju, meng­haruskan Dinas pendidi­kan juga akan mendorong dan me­latih penguasaan IT bagi seluruh guru.

“Tentu kede­pannya, Dinas Pendi­dikan terus men­dorong agar kualitas pendidi­kan kita lebih maju lagi. Dan kami akan melatih penguasaan IT bagi guru-guru. Dan ini sangat pen­ting untuk menunjang aktivitas dan ke­lan­caran pendidikan di Maluku, khususnya Kota Ambon,” tandas Kainama.

Menyoal adanya pungutan liar (pungli) yang terjadi di Dinas Pendi­dikan, Kainama menandaskan, Dinas Pendidikan terus berupaya agar tidak terjadi lagi pungli di sekolah-sekolah. Olehnya itu, Komite Sekolah harus benar-benar difungsikan untuk memperketat dan memantau seluruh aktivitas di sekolah. “Karena sebagai bagian dari sekolah, komite harus perkuat kapasitas mereka. Supaya bersama dengan sekolah dan Dinas Pendidikan segera bangun pen­didikan di Maluku,” pungkasnya. (S-46)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon