Hukum ›› Hasan Duga Pihak Dishub Terima Suap Terkait Perampasan Lahan Parkir

Hasan Duga Pihak Dishub Terima Suap


Ambon - Permasalahan perampasan lahan parkiran yang diduga dilakukan oleh beberapa oknum anggota Satpol PP Kota Ambon yang dilaporkan oleh La Opa selaku pengelola parkir yang sebe­narnya ternyata sampai dengan saat ini, laporan tersebut tak juga digubris pihak Dishub.           

Terkait hal itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon, Riduan Hasan, menegaskan, jika sampai dengan saat ini laporan tersebut tak juga ditindak lanjuti, maka dirinya menduga pihak  Dishub dalam hal ini UPTD Parkiran juga menerima suap dari oknum Satpol PP yang selama ini menarik retribusi parkiran.

“Kalau sampai sekarang tidak ditindak lanjuti, itu tandanya pihak Dishub sudah terima suap dari oknum anggota satpol yang rampas lahan parkiran itu. Kasatpol juga terkesan menutupi masalah ini. Kita duga juga sudah dapat uang setoran sehingga biarkan bawahannya berbuat seperti itu,” tandas Hasan.

Ditegaskan dengan bersikap diam dalam masalah ini, maka Kadishub dan Kasatpol PP terkesan membiarkan adanya jukir maupun pengelola liar di dalam kota ini beraktifitas serta mengizinkan restribusi parkiran dikorupsi.  

Menurutnya, seharusnya pihak Dishub dalam hal ini UPTD Parkiran harusnya mempertanyakan setoran dari La Opa selaku pengelola kenapa berkurang dari biasanya, jika mereka tidak menanyakan, maka  pihak UPTD juga terkesan membiarkan oknum-oknum Satpol PP ini beraksi.

Sebelumnya diberitakan parkiran di sekitar depan Gereja Maranatha (Pintu masuk Pattimura park-red) yang selama ini dipercayakan Pemkot Ambon kepada La Opa sebagai pihak ketiga untuk mengelolanya, diduga dirampas oleh oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Ambon.  

La Opa kepada Siwalima di Ambon Selasa (26/1) mengaku,  dari ketiga lokasi yang dipercayakan pemkot kepada dirinya salah satu lokasi yakni di depan Gedung Gereja Maranatha, tepatnya pada pintu masuk ke Pattimura Park sudah di rampas oleh orang lain sehingga dirinya tidak bisa menarik retribusi parkiran di kawasan tersebut.

“Saya tidak bisa lagi tarik retribusi di kawasan itu lagi, karena lahan itu sudah di klaim oleh sejumlah oknum yang di duga sebagai anggota Satpol PP sebagai lokasi milik mereka,” ungkap La Opa. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon