Daerah ›› Harga Beras Turun, Minyak Goreng Naik

Harga Beras Turun, Minyak Goreng Naik


Ambon - Harga kebutuhan pokok di Kota Ambon seperti beras, saat ini mulai mengalami penurunan, sementara untuk harga minyak goreng baik curah maupun kemasan mengalami kenaikan, sama halnya dengan gula pasir.

Untuk beras jenis antar pulau di tingkat distributor maupun penge­-cer saat ini rata harganya turun Rp 5 ribu-Rp 10 ribu/karung, sementara untuk minyak goreng mengalami kenaikan harga Rp 5 ribu/liter sedangkan gula pasir naik Rp 50 ribu/karung.

Ayub pemilik Toko Cahaya Abadi yang merupakan salah satu distributor beras antar pulau di kota ini mengaku, harga beras antar pulau sudah mulai turun, sejak beberapa hari lalu.

“Untuk beras jenis dua udang yang biasanya dijual dengan harga Rp 277.500/karung (24 Kg) kini turun menjadi Rp 267.500, beras Mester -K awalnya dijual  Rp 260 ribu  turun menjadi Rp 245 ribu,” ungkap Ayub saat ditemui Siwalima di toko miliknya, Senin (11/4). 

Selain itu, kata Ayub, untuk beras merk kupu-kupu dari Rp 250 ribu/karung turun menjadi Rp 240 ribu, beras putri ayu dari Rp 250 ribu/karung turun menjadi Rp 240 ribu, begitupun beras merk Nona Ambon dari harga awalnya Rp 260 ribu/karung menjadi Rp 245 ribu.

“Kalau harga disini sebagai agen alami penurunan, maka tentunya, harga beras ditingkat pengecer juga akan turun, kalaupun ada pedagang yang tidak turunkan harga itu berarti mereka masih men jual beras stok lamanya,” ujarnya.

Sementara untuk beras kepala merk tawon dan bulir mas sampai saat ini harganya belum turun, hal ini dikarenakan beras-beras ini diproduksi di Pulau Jawa. Namun dirinya memperdiksikan  kemungkinan akan terjadi penurunan harga hampir seluruh beras antar pulau mengalami penurunan harga.

Sedangkan untuk harga berbagai minyak goreng saat ini mengalami kenaikan, baik itu minyak goreng curah maupun bermerk, untuk minyak goreng curah yang biasanya dijual Rp 12 ribu/liter kini naik menjadi Rp 15 ribu/liter.

Dani pemilik Toko Anugrah yang menjual minyak goreng di Pasar Mardika mengaku, saat ini harga minyak goreng di tingkat agen maupun pengecer mengalami kenaikan, seperti halnya  minyak goreng merek Lolita, dan Fortun sebelumnya dijual Rp 38 ribu/jirigen lima liter naik menjadi Rp 42 ribu, bimoli dan kunci mas dari Rp 48 ribu naik jadi Rp 52 ribu.

“Memang harga minyak goreng saat ini sedang naik, yang tidak naik hanyalah gula sedangkan untuk beras alami penurunan,”tuturnya, kepada Siwalima di toko miliknya, Senin (11/4).

Untuk stok yang ada saat ini, sudah sangat menipis ditambah lagi cuaca saat ini tidak bersahabat, sehingga pengiri­man pasokan minyak goreng ke Ambon lambat. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon