Pendidikan ›› Gubernur: Tingkat Kelulusan SMA Harus 100 Persen Pantau Ujian Nasional

Gubernur: Tingkat Kelulusan SMA Harus 100 Persen


Ambon - Gubernur Maluku Said Assagaff mengharapkan agar tingkat kelulusan Ujian Nasionaltahun 2017 bisa meningkat, bahkan bisa men­capai angka 100 persen.

“Saya tentu saja berdoa mudah-mudahan ujian na­sional yang dilaksanakan oleh pemerintah mulai hari ini sampai empat hari kedepan bisa berjalan dengan aman, lancar dan sukses. Tentu saja harapan guru dan orang tua murid, anak-anak mereka bisa meraih prestasi. Kalau bisa 100 persen ya, 100 persen lah semua orang lulus,” kata Gubernur kepada wartawan usai memantau jalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 Ambon, Senin (10/4).

Walaupun belum semua sekolah bisa melaksanakan UNBK, namun ia berharap agar tiga sampai empat tahun kedepan, semua sekolah yang berada di Maluku sudah bisa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Mungkin untuk semua belum, namun kita akan tingkatkan terus kita berharap tiga sampai empat tahun kedepan semuanya sudah UNBK,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga mena­warkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan mereka di Universitas Padjajaran Bandung khusus bidang geologi, juga di Udayana khusus bidang pariwisata serta Unhas Ma­kassar, khusus untuk bidang trans­portasi dan lainnya. Gubernur sa­ngat berharap kesempatan ini bisa diguna­kan sebagaiknya oleh para siswa.

“Beasiswa ini diperuntukan ter­kait dengan potensi sumber daya alam Maluku yang akan dilakukan kedepan kita berharap anak-anak kita bisa meraih prestasi dan sukses untuk bidang-bidang tersebut nanti,” tandasnya.

Gubernur juga melakukan peman­tauan pelaksanaan UNBK di tiga kelas di SMAN 1 Ambon.  Dari hasil pemantauan ia melihat, siswa-siswi SMAN 1 Ambon tampak serius dan sudah siap mengikuti UNBK.

“Saya lihat sudah matang sekali persiapannya, dan anak-anak sangat serius membaca setiap soal yang muncul dari computer mereka, tadi saya amati bersama dengan Ibu ke­pala sekolah juga, soalnya kan ada di buat beberapa paket, ada antara satu dengan lain sama, ada juga yang berbeda soal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepsek SMAN 1 Ambon C Mustamu mengharapkan hasil kelulusan ujian tahun ini me­ngalami peningkatan. Ia menegas­kan seluruh siswanya telah siap untuk melaksanakan UNBK.

“Ini untuk kedua kalinya, pertama itu kita masih pinjam komputer, tetapi sekarang kita punya sendiri, dan pastinya saya berharap ada peningkatan,” jelasnya.

Di SMAN 1 Ambon sendiri ada 340 siswa yang mengikuti UNBK, yangh terdiri dari 261 siswa IPA dan 79 jurusan IPS. Mereka dibagi dalam 3 sesi. Satu ruangan terdiri dari 30 sampai 34 siswa. Mata pelajaran yang diujiankan, dari tanggal 10-12 April 2017 yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan mata pelajaran jurusan dihari terakhir.

Sementara untuk Maluku, seba­nyak 23.674 siswa SMA/MA yang mengikuti ujian nasional tersebut, 19.683 siswa dari 289 SMA/MA mengikuti ujian kertas pensil, sementara untuk UNBK 3.991 siswa dari 24 SMA/MA.

UN Kertas

Sementara itu, CaretakerWalikota FJ Papilaya memantau pelaksanaan ujian kertas di SMAN 2 Ambon.

Ia mengharapkan para peserta untuk menjaga kesehatan sehingga dapat mengikuti ujian dengan baik.

“Saya pastikan selama ini kalian sudah menyiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti ujian dan peme­rintah harapkan ini bisa berjalan de­ngan baik dan lancar,” ujar Papilaya saat membuka sampul perdana soal UN di SMAN 2 Ambon yang di ikuti oleh 382 siswa, Senin (10/4).

Dikatakan ujian ini sendiri bukan akhir dari proses belajar tetapi bagai­mana mengevaluasi proses belajar yang terjadi selama 3 tahun di sekolah bersangkutan untuk menuju ke jenjang yang lebih tinggi. (S-43/S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon