Daerah ›› Gini Ratio Maluku Alami Peningkatan

Gini Ratio Maluku Alami Peningkatan


Ambon - Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Maluku atau Gini Ratio pada bulan Maret 2018 sebesar 0,343 mengalami peningkatan dibanding­kan September 2017 yang tercatat 0,321.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Dumangar Hutahuruk kepada wartawan di ruang rapat kantor tersebut, Senin (16/7) menjelaskan, berdasarkan daerah tempat tinggal, Gini Ratio di daerah perkotaan tercatat 0,314. Angka ini naik 0,007 poin dibanding Gini Ratio September 2017 yang tercatat 0,307 dan turun 0,019 poin dibanding Gini Ratio Maret 2017 yang tercatat 0,333.

“Sedangkan daerah perdesaan Gini Ratio Maret 2018 tercatat 0,291. Angka ini naik 0,001 poin dibanding Gini Ratio keadaan September 2017 yang tercatat 0,290 dan turun 0,021 poin dibandingkan keadaan Maret 2017 sebesar 0,312” urai Dumangar.

Selain  Gini Ratio, kata Dumangar, ukuran ketimpangan lain yang sering digunakan adalah presentase pengeluaran pada kelompok pendu­duk 40% terbawah atau yang dikenal dengan ketimpangan bank dunia.

Berdasarkan ukuran ini tingkat ketimpangan dibagi menjadi tiga kategori yakni, ketimpangan tinggi jika presentasi pengeluaran kelom­pok penduduk 40% terbawah ang­kanya dibawah 12%, ketimpangan se­dang jika angkanya berkisar an­tara 12-17%, serta ketimpangan rendah jika angkanya berada diatas 17%.

“Pada Maret, presentase penge­lu­aran pada kelompok 40% terbawa di Maluku adalah 19,40% yang berarti tingkat ketimpangan pendu­duk Maluku berada dibawa kategori ketimpangan rendah,”ujarnya.

Menurutnya, sejalan dengan infor­masi yang diperoleh dari Gini Ratio, ukuran ketimpangan bank dunia pun mencatat hal yang sama yaitu ketimpangan di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan ketim­pangan di perdesaan. Presentase pe­ngeluaran pada kelompok pen­duduk 40% terbawa di daerah perkotaan pada Maret 21,21, masih tergolong rendah.

Ada beberapa faktor yang mem­pe­ngaruhi terhadap tingkat ketim­pangan pengeluaran selama periode Maret 2017-Maret 2018 diantaranya, kenai­kan rata-rata pengeluaran per kapita dan distribusi pengeluaran. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon